IHSG Melemah, Purbaya: Enggak Apa-Apa, Fondasi Ekonomi Kita Bagus
18 May 2026, 15:50 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi pada pembukaan perdagangan, Senin (18/5/2206). Menurutnya, tekanan di pasar saham saat ini lebih banyak dipengaruhi sentimen jangka pendek, sementara fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga.
Menanggapi penurunan IHSG, Purbaya menegaskan pemerintah akan fokus menjaga fondasi ekonomi agar pertumbuhan tetap berjalan dan tidak terganggu oleh gejolak pasar.
"Enggak apa-apa nanti kita perbaiki. Fondasi ekonominya kan bagus. Itu masalah sentimen yang agak pendek. Jadi saya akan fokus jaga fondasi ekonomi dengan memastikan perkembangan ekonomi tidak terganggu." kata Purbaya kepada wartawan di Bandara Halim, Senin (18/5/2026).
Selain menjaga fundamental ekonomi, pemerintah juga akan meningkatkan intervensi di pasar obligasi atau bond market untuk menjaga stabilitas pasar keuangan domestik. Langkah ini dilakukan agar investor asing yang memegang obligasi pemerintah tidak melakukan aksi jual akibat kekhawatiran capital loss.
"Mulai hari ini akan kita masuk dengan lebih signifikan lagi. Sehingga pasar obligasinya terkendali, sehingga asing yang pegang obligasi enggak keluar karena takut misalnya ada capital loss gara-gara harga obligasi turun. Itu sekarang kan bisa membantu pergerakan rupiah sedikit," jelasnya.
Purbaya menilai langkah stabilisasi di pasar obligasi tersebut diharapkan dapat memberikan efek positif terhadap nilai tukar rupiah sekaligus menjaga kepercayaan investor di tengah ketidakpastian global.