Perayaan Imlek dan Ramadan Berdampingan, Prabowo: Ini Wajah Asli Indonesia, Berbeda Tapi Rukun
01 March 2026, 02:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengatakan perayaan Imlek Tahub 2026 memiliki makna mendalam sebab bersamaan dengan bulan suci Ramadan. Prabowo menyebut hal ini menunjukkan wajah asli Indonesia yang beragam agama dan budaya, namun tetap rukun.
"Perayaan Imlek tahun ini memiliki makna yang sangat dalam. Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadhan umat Islam. Ini adalah wajah asli Indonesia. Berbeda tapi rukun, beragam tapi satu tujuan," kata Prabowo dalam sebuah video yang ditampilkan pada acara Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Dia menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang besar tidak takut dengan perbedaan. Prabowo menyebut bangsa Indonesia menjadikan perbedaan sebagai sebuah kekuatan.
"Indonesia adalah bangsa besar. Bangsa besar tidak takut pada perbedaan. Bangsa besar justru merawat perbedaan sebagai kekuatan," ujarnya.
Tema
Prabowo menuturkan tema perayaan Imlek 2026 juga mencerminkan jati diri Indonesia sebagai bangsa yang besar karena keberagaman, kuat karena persatuan, dan tegak karena kebersamaan. Menurut dia, perayaan Imlek 2026 menegaskan nilai gotong royong, solidaritas, dan nilai kemanusiaan.
"Imlek Festival 2026 adalah perayaan yang menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku saja atau satu golongan saja, tetapi oleh seluruh anak bangs," tutut Prabowo.
Adapun tema perayaan Imlek 2026 yakni, 'Harmoni Imlek Nusantara'. Pada tahun ini, Imlek Festival 2026 digelar di 11 kota mulai dari Medan, Palembang, Batam, Bogor, Semarang, Solo, Surabaya, Pontianak, Singkawang, Makassar, hingga Manado.
"Harmoni ini hidup di seluruh Nusantara. Ini bukti bahwa persatuan Indonesia bukan hanya slogan. Persatuan Indonesia adalah kenyataan Harmoni Imlek Nusantara adalah simbol bahwa masa depan bangsa ini dibangun oleh kebersamaan, oleh kerja keras, oleh persatuan, dan keberanian untuk berdiri sebagai satu bangsa," pungkas Prabowo.