Penipuan Spam Call Makin Marak, Simak Modus dan Dampaknya

17 May 2026, 09:00 WIB
Penipuan Spam Call Makin Marak, Simak Modus dan Dampaknya

Modus penipuan terus berkembang seiring waktu, salah satu yang paling meresahkan dan sering terjadi adalah penipuan melalui panggilan spam atau spam call. Panggilan tidak diinginkan ini seringkali mengganggu dan dapat berujung pada kerugian finansial maupun psikologis bagi korbannya.

Spam call merupakan panggilan telepon yang biasanya dilakukan secara massal dari nomor tak dikenal. Tujuannya sangat beragam, mulai dari penawaran palsu, upaya penipuan identitas, hingga ancaman yang meresahkan.

Mengingat semakin canggihnya berbagai modus penipuan, sangat penting bagi masyarakat untuk memahami definisi, mengenali berbagai modusnya, serta mengetahui cara-cara efektif untuk mencegah dan melindungi diri dari ancaman penipuan, terutama yang datang melalui saluran digital.

Modus Penipuan Spam Call yang Perlu Diwaspadai

Beberapa jenis spam call yang berkedok penipuan meliputi:1. Panggilan Penipuan (Scam Call), di mana pelaku menyamar sebagai pihak tertentu seperti instansi pemerintah, perusahaan jasa, perbankan, atau petugas layanan pelanggan untuk menipu korban.

2.Phishing Call, yaitu ketika pelaku menyamar sebagai pihak resmi seperti bank atau lembaga pemerintah, dengan tujuan mengelabui penerima agar memberikan informasi sensitif seperti PIN, OTP, atau data pribadi lainnya.

3.Penipuan Berkedok Hadiah atau Undian, di mana pelaku mengaku dari suatu perusahaan atau instansi resmi dan menyatakan bahwa korban memenangkan hadiah, lalu meminta transfer sejumlah uang untuk 'biaya administrasi'.

4. Penipuan Bank atau Lembaga Keuangan juga umum, pelaku berpura-pura menjadi petugas bank dan meminta data pribadi seperti PIN, OTP, atau nomor kartu kredit dengan alasan keamanan atau validasi akun.

5. Missed Call Scam, di mana korban mendapat panggilan singkat dari nomor internasional yang tidak dikenal, dan ketika ditelepon balik, korban dikenai tarif mahal per menit.

6.Penagihan Utang Palsu, di mana pelaku berpura-pura menjadi debt collector dan menakut-nakuti korban bahwa mereka memiliki utang yang harus segera dibayar.

7. Robocall adalah panggilan otomatis yang direkam sebelumnya dan sering digunakan untuk promosi massal atau penipuan

8. Spoofing adalah tindakan penjahat meniru organisasi sah untuk menyita data atau uang melalui penipuan.

Dampak Serius Penipuan Spam Call

Panggilan spam tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memiliki risiko serius yang dapat merugikan secara finansial dan emosional. Salah satu dampak paling langsung adalah kerugian finansial, di mana beberapa spam call berhasil menipu korban hingga mentransfer sejumlah uang atau melakukan transaksi ilegal.

Selain itu, terdapat risiko kehilangan data pribadi yang sangat tinggi. Informasi sensitif seperti NIK, nomor rekening, PIN, OTP, atau password bisa jatuh ke tangan penipu dan disalahgunakan untuk pencurian identitas atau pembobolan rekening. Hal ini dapat menyebabkan dampak jangka panjang yang merugikan.

Aspek lain yang sering terabaikan adalah ancaman psikologis. Teror, ancaman, tekanan mental, rasa malu, hingga depresi dapat mempengaruhi kondisi psikologis korban. Penipu sering menggunakan nada bicara yang mendesak, menekan, atau mengancam agar korban panik dan mengikuti instruksi mereka.

Dalam beberapa kasus, penipu bahkan menggunakan identitas korban untuk melakukan penipuan lain, yang berujung pada pencemaran nama vaik. Panggilan spam yang sering juga dapat menyebabkan gangguan rutin harian dan produktivitas, merusak suasana hati, serta menurunkan efisiensi kerja. Beberapa panggilan spam juga mengandung tautan atau instruksi yang dapat mengarahkan korban ke malware atau aplikasi berbahaya, menambah risiko keamanan digital.

Langkah Efektif Mencegah dan Mengatasi Penipuan Spam Call

Meningkatnya kasus penipuan online, termasuk melalui spam call, menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan literasi digital yang tinggi. Langkah pertama yang krusial adalah jangan angkat nomor tidak dikenal, terutama jika berasal dari luar negeri. Sebaiknya cek terlebih dahulu melalui fitur pencari nomor atau mesin pencarian.

Selanjutnya, blokir nomor mencurigakan menggunakan fitur blokir pada ponsel atau aplikasi anti-spam. Untuk pengguna Android, dapat dilakukan melalui aplikasi panggilan, pilih nomor, lalu opsi blokir atau laporkan sebagai spam. Pengguna iPhone dapat memilih ikon informasi di sebelah nomor dan blokir penelepon ini, serta mengaktifkan fitur "Silence Unknown Callers".

Paling penting, jangan Pernah berikan informasi pribadi seperti NIK, nomor rekening, PIN, atau password melalui telepon. Instansi resmi tidak akan pernah meminta data sensitif tersebut. Waspada terhadap penelepon yang mendesak untuk bertindak segera atau memberikan iming-iming hadiah yang terlalu menggiurkan.

Memanfaatkan teknologi juga dapat membantu; gunakan aplikasi pendeteksi/pemblokir nomor telepon seperti Truecaller, Hiya, atau CallApp yang dapat memblokir panggilan spam secara otomatis dan mendeteksi identitas penelepon. Selain itu, Aktifkan Fitur Anti-Spam dari operator seluler dan jaga kerahasiaan nomor telepon agar tidak bocor di internet. Jika sudah menjadi korban, segera laporkan ke pihak berwenang seperti polisi, OJK, atau Komdigi melalui platform aduannomor.id. Terakhir, terus tingkatkan kewaspadaan diri dan literasi digital dengan memperbanyak informasi mengenai keamanan digital dan selalu skeptis terhadap tawaran yang mencurigakan.

Sumber : Liputan6.com