Googlebook Diumumkan di Google I/O 2026, Apa Bedanya dari Chromebook?
14 May 2026, 15:08 WIB
Google membuat kejutan di ajang Google I/O 2026. Dalam acara tahunan tersebut, raksasa mesin pencari itu resmi memperkenalkan Googlebook, laptop baru dirancang khusus untuk Gemini Intelligence.
Kehadiran Googlebooks ini menjadi sorotan banyak pihak, mengingat laptop buatan Google identik dengan Chromebook yang berbasis ChromeOS.
Mengutip keterangannya di situs Google, Kamis (14/5/2026), Googlebook diposisikan sebagai lini laptop baru dengan kecerdasan Gemini sebagai pusat pengalaman pengguna.
Perusahaan menyebutkan, laptop ini akan membawa kombinasi Android, ChromeOS, dan hardware premium dalam satu ekosistem laptop.
Tak hanya itu, Google mengklaim laptop barunya ini mampu beroperasi lebih mulus dengan ponsel Android dan perangkat lain yang dipakai pengguna sehari-hari.
Google Gabungkan Android dan ChromeOS
Google menyebut, Googlebook membawa "hal terbaik dari Android" dan ChromeOS. Perusahaan menjelaskan, pengguna bisa mengakses beragam aplikasi di Google Play Store.
Sementara itu, ChromeOS memberikan pengalaman browser Chrome yang sudah lama menjadi fondasi Chromebook.
Gemini Jadi Pusat Pengalaman Googlebook
Daya tarik terbesar Googlebook ada pada Gemini Intelligence. Google ingin mengubah laptop dari sekadar perangkat komputasi menjadi sistem yang lebih aktif membantu pengguna.
Salah satu fitur utamanya adalah Magic Pointer. Fitur ini memungkinkan pengguna menggoyangkan kursor untuk memanggil Gemini dan mendapatkan saran kontekstual sesuai objek atau area yang sedang ditunjuk di layar.
Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo Ikut Terlibat
Google tidak akan berjalan sendiri. Perusahaan bekerja sama dengan Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo untuk menghadirkan gelombang pertama Googlebook.
Namun, Google belum mengungkap detail lengkap soal spesifikasi, harga, dan tanggal penjualan. Perusahaan baru memberi cuplikan awal, lalu menjanjikan informasi lebih banyak pada akhir tahun ini.
Bagaimana Nasib Chromebook?
Kini muncul pertanyaan besar tentang nasib Chromebook dengan munculnya Googlebook diumumkan. Selama lebih dari satu dekade, Chromebook menjadi wajah Google di pasar laptop, terutama untuk pendidikan, produktivitas ringan, dan penggunaan berbasis web.
Dibekali Android, Chrome, Gemini, bisa download aplikasi dari PlayStore, dan integrasi ponsel membuat Googlebook ini menjadi sebuah perangkat dalam paket laptop premium.
Meski begitu, Google masih belum mengungkap informasi tentang harga Googlebooks, spesifikasi, dan seberapa kuat performa laptop ini saat dipakai sehari-hari.
Ditambah, apakah Googlebook ini menjadi jawaban Google untuk menyaingi MacBook Neo yang baru-baru ini Apple luncurkan?
Google Siapkan Gemini Intelligence
Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence, beragam fitur kecerdasan buatan (AI) baru yang akan tersedia di sejumlah perangkat Android mulai dari tahun ini.
Diungkap dalam acara Google I/O 2026 di Mountain View, California, Amerika Serikat, raksasa mesin pencari tersebut menyiapkan fitur ini agar Gemini bekerja lebih proaktif, termasuk menjalankan tugas yang biasanya memakan waktu pengguna.
Perusahaan menjelaskan, Gemini Intelligence ini akan lebih dulu tersedia untuk HP Galaxy S26 series dan lini Pixel 10 dengan jadwal peluncuran pada musim panas tahun ini.
Tak hanya itu, raksasa mesin pencari tersebut juga sudah menyiapkan perluasan fitur baru Gemini ini untuk perangkat HP dan tablet Android lainnya, termasuk smartwatch, mobil, kacamata, dan laptop pada akhir tahun 2026.
Gemini Intelligence memiliki fitur menarik, salah satu contohnya adalah kemampuan AI tersebut dapat membaca daftar belanja yang muncul di layar, lalu memasukkannya ke dalam keranjang belanja di aplikasi pengiriman.
Fitur Utama Gemini Intelligence
Daya tarik utama Gemini Intelligence ada pada kemampuan AI tersebut menjalankan multi-step task. Artinya, Gemini kini bisa membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan yang butuk beberapa langkah di beberapa aplikasi atau layanan.
Misalnya, saat pengguna melihat brosur perjalanan. Pengguna bisa meminta Gemini untuk mencari tur serupa di Expedia untuk enam orang, lalu memproses tugas itu di latar belakang, dan menampilkan notifikasi bila sudah selesai.
Model seperti ini membuat Android bergerak ke arah AI agent. Pengguna tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi, menyalin informasi, lalu mengisi data satu per satu.
Namun, Google tetap menempatkan konfirmasi pengguna sebagai tahap akhir. Gemini tidak langsung menyelesaikan transaksi tanpa persetujuan.