Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Tercemar

18 April 2026, 15:30 WIB
Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Tercemar

Ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) yang hidup di perairan tercemar rentan mengandung logam berat maupun limbah rumah tangga. Sehingga tidak dianjurkan mengonsumsi ikan ini.

"Kebanyakan sungai-sungai di Indonesia sudah banyak tercemar limbah pabrik maupun rumah tangga, maka ikan sapu-sapu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi," kata Guru Besar Bidang Keamanan Pangan IPB, Profesor Ahmad Sulaeman.

Ikan sapu-sapu, lanjut Ahmad, memiliki habitat dan kebiasaan hidup di dasar sungai, rawat dan got. Ikan ini memiliki kebiasaan makan lumpur serta sisa organik sehingga gampang mengakumulasi racun dari lingkungan.Habitat dan kebiasaan ikan sapu-sapu yang diambil dari perairan tercemar rentan mengandung logam berat seperti merkuri, timbal, kadmium yang berasal dari limbah pabrik. Serta bisa juga mengandung limbah rumah tangga dan industri seperti deterjen, pestisida, mikroplastik.

Namun sayangnya tidak semua orang tahu dampak dari konsumsi ikan sapu-sapu yang berasal dari perairan tercemar. Bila telanjur makan ikan ini, Ahmad mengatakan dampaknya sangat tergantung dari sumber ikan sapu atau seberapa tercemar ikan sapu-sapu dan seberapa banyak mengonsumsi ikan tersebut.

"Kalau dari sungai yang sangat tercemar dan dalam.jumlah yang cukup banyak atau semisal secara rutin sering mengonsumsinya tentu akan cukup berbahaya terutama kalau kandungan logam beratnya cukup tinggi," tutur Ahmad menjawab pertanyaan Health Liputan6.com pada Sabtu, 18 April 2026.

Jika mengonsumsi sekali dan jumlah sedikit sebenarnya tubuh mempunyai kemampuan mendetoksifikasinya.

Bahaya Sering Makan Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Tercemar

Bahaya Sering Makan Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Tercemar

Bila seseorang mengonsumsi ikan sapu-sapu dalam jumlah banyak dan sering bisa menimbulkan efek akut dan kronis.

"Efek akut yang bisa dirasakan dalam waktu 1-24 jam bisa berupa mual, muntah, diare, sakit perut (gastoenteritis), pusing dan sakit kepala atau atau gatal gatal karena alergi kulit," kata Ahmad.

Sementara itu, efek kronis karena sering mengonsumsi ikan sapu-sapu dari air yang tercemar bisa berupa kerusakan ginjal dan hati, gangguan saraf, gangguan kesuburan dan risiko kanker.

"Ini semua terutama disebabkan kandungan logam beratnya yang terakumulasi dalam tubuh orang yang mengonsumsinya secara rutin," tandas Ahmad.

Ibu Hamil dan Anak Tidak Boleh Makan Ikan Sapu-Sapu

Melihat kebiasaan dan habitat ikan, Ahmad mengingatkan agar ibu hamil, ibu menyusui dan anak anak tidak makan ikan sapu-sapu.

"Sangat berbahaya dan bisa mengganggu perkembangan otak maupun tumbuh kembang anak," tegas Ahmad.

Sumber : Liputan6.com