Seperangkat Gamelan Milik UGM Dicuri, Komplotan Pelaku Diduga Pernah Beraksi di ISI Yogya dan Surakarta

17 April 2026, 18:32 WIB
Seperangkat Gamelan Milik UGM Dicuri, Komplotan Pelaku Diduga Pernah Beraksi di ISI Yogya dan Surakarta

Pencurian terjadi di Universitas Gadjah mada (UGM). Seperangkat gamelan yang terdiri dari tujuh bilah demung laras slendro milik Fakultas Ilmu Budaya UGM dilaporkan hilang pada Selasa (14/4/2026) siang.

Dari rekaman kamera pengawas, diduga pelaku adalah komplotan yang sama yang mencuri gamelan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan Surakarta.

Dihubungi Jumat (17/4/2026), Dosen Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM, Rudy Wiratama menceritakan kronologi hilangnya gamelan yang baru diketahui Rabu (16/4/2026).

"Pada Rabu itu ada mahasiswa yang mau berlatih di ruang Margono dan melaporkan ada seperangkat gamelan yang hilang. Kami duga dipinjam, namun tidak ada," katanya.

Setelah dicek lewat kamera pengawas, diketahui ada dua pelaku yang masuk pada Selasa siang lewat pintu samping dan membawa tujuh bilah demung laras slendro.

Sebelum menjalankan aksinya, pelaku sempat menunggu karena di ruang masih ada mahasiswa berlatih. Sekitar pukul 14.45 WIB saat kondisi kampus mulai sepi, mereka langsung bergerak cepat.

Secara keseluruhan, tujuh bilah demung yang terbuat 20-30 Kg ini saat ini memiliki harga jual Rp 12-13 juta.

Rudy mengindikasikan pelaku dari fisik dan busana yang dikenakan. Kedua pelaku sangat mirip dengan pelaku aksi pencurian yang sama di kampus ISI Yogyakarta dan Surakarta beberapa waktu lalu.

"Jadi itu pelaku yang sama dengan yang di ISI Yogyakarta dan ISI Surakarta," terangnya.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, mengatakan, atas dugaan itu pihak UGM mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Gamelan yang diduga dicuri tersebut berupa Demung laras slendro sebanyak 7 buah.

"Usai mendapat laporan, petugas Polsek Bulaksumur langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat ini masih dalam penyelidikan," ucapnya.

Sumber : Liputan6.com