Kemhan AS Copot 3 Jenderal di Tengah Perang Iran, Termasuk Kepala Staf Angkatan Darat
03 April 2026, 16:20 WIB
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Menhan AS) Pete Hegseth meminta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George mengundurkan diri dan segera memasuki masa pensiun. Informasi ini disampaikan oleh sejumlah sumber yang mengetahui keputusan tersebut kepada CBS News.
Salah satu sumber menyebutkan bahwa Hegseth menginginkan sosok baru di posisi tersebut yang mampu menjalankan visi Presiden Donald Trump dan dirinya terkait arah kebijakan Angkatan Darat AS.
Juru bicara senior Pentagon Sean Parnell dalam pernyataannya mengatakan bahwa George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 yang berlaku efektif segera. Ia juga menambahkan bahwa kementerian pertahanan (Kemhan) menyampaikan apresiasi atas puluhan tahun pengabdian George kepada negara dan mendoakan yang terbaik untuk masa pensiunnya.
Seorang pejabat senior kementerian pertahanan juga menyatakan kepada CBS News, "Kami berterima kasih atas pengabdiannya, tetapi sudah saatnya dilakukan perubahan kepemimpinan di Angkatan Darat."
Selain George, dua perwira tinggi lainnya juga dicopot dari jabatannya. Demikian menurut tiga sumber yang mengetahui hal tersebut. Mereka adalah Jenderal David Hodne, yang memimpin Komando Transformasi dan Pelatihan Angkatan Darat, serta Mayor Jenderal William Green, yang menjabat sebagai Kepala Korps Chaplain Angkatan Darat. Penggantian keduanya pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post.
Sebelumnya, George pernah menjabat sebagai asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan Lloyd Austin pada periode 2021 hingga 2022, di masa pemerintahan Presiden Joe Biden. Ia merupakan perwira infanteri karier dan lulusan Akademi Militer AS di West Point, serta telah bertugas sejak Perang Teluk I hingga konflik di Irak dan Afghanistan.
Perombakan Besar-besaran?
Jabatan Kepala Staf Angkatan Darat biasanya memiliki masa tugas selama empat tahun. George sendiri dicalonkan oleh Presiden Biden dan dikonfirmasi oleh Senat pada 2023, yang berarti seharusnya menjabat hingga 2027.
Saat ini, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Christopher LaNeve akan menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Kepala Staf Angkatan Darat. LaNeve sebelumnya merupakan ajudan militer Hegseth dan pernah menjabat sebagai komandan Divisi Lintas Udara ke-82 pada 2022 hingga 2023.
Parnell menyatakan bahwa LaNeve adalah "pemimpin yang telah teruji dalam pertempuran dengan pengalaman operasional selama puluhan tahun dan sepenuhnya dipercaya oleh Menteri Hegseth untuk menjalankan visi pemerintahan ini tanpa kesalahan."
Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian pemberhentian yang dilakukan Hegseth terhadap lebih dari selusin perwira militer senior. Di antaranya termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal. C.Q. Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal James Slife, serta Kepala Badan Intelijen Pertahanan Letnan Jenderal Jeffrey Kruse.