Update Data Pendatang Baru Jakarta Usai Lebaran 2026: Tembus 1.776 Jiwa, Tujuan Terbanyak ke Jaktim
02 April 2026, 12:05 WIB
Jumlah pendatang baru ke DKI Jakarta pasca-Lebaran 2026 terus bertambah. Berdasarkan dashboard resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, total pendatang baru tercatat mencapai 1.776 jiwa hingga 1 April 2026.
Data tersebut merupakan hasil pemantauan real-time melalui sistem administrasi kependudukan berbasis wilayah yang dikembangkan Pemprov DKI di laman kependudukancapil.jakarta.go.id.
Distribusi pendatang menunjukkan ketimpangan antarwilayah. Jakarta Timur (Jaktim) menjadi tujuan utama dengan jumlah tertinggi mencapai 549 jiwa, disusul Jakarta Barat (Jakbar) 431 jiwa.
Sedangkan di Jakarta Selatan (Jaksel) 382 jiwa, dan Jakarta Utara (Jakut) 317 jiwa. Sementara Jakarta Pusat (Jakpus) mencatat jumlah paling sedikit, yakni 90 jiwa.
Secara demografi, komposisi pendatang relatif seimbang. Tercatat dari total tersebut, 891 atau 50,17 persen pendatang adalah laki-laki dan 885 atau 49,83 persennya merupakan perempuan. Rasio jenis kelamin berada di angka 101, yang berarti terdapat 101 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.
Dari sisi usia, mayoritas pendatang berada pada kelompok usia produktif (15--64 tahun) sebanyak 1.409 jiwa atau 79,34 persen. Sementara usia anak (0--17 tahun) mencapai 413 jiwa (23,25 persen), dan lansia hanya 45 jiwa (2,53 persen).
Tingkat Pendidikan dan Ekonomi
Tingkat pendidikan pendatang didominasi lulusan SMA ke bawah sebesar 80,63 persen, sedangkan yang berpendidikan di atas SMA hanya 19,37 persen.
Kemudian, dari sisi ekonomi, sekitar 66,09 persen pendatang baru di Jakarta masuk kategori berpenghasilan rendah, sementara sisanya 34,91 persen tidak termasuk kategori tersebut.
Sebelumnya, Dinas Dukcapil DKI Jakarta akan menggelar layanan administrasi kependudukan (adminduk) jemput bola bagi pendatang baru pascalebaran 2026. Hal ini guna memastikan pendataan warga berjalan akurat dan tertib.
Program ini dilaksanakan mulai 1 hingga 20 April 2026 dengan menyasar Pos Rukun Warga (RW) di seluruh wilayah DKI Jakarta. Layanan ini akan melibatkan jajaran Dukcapil dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Layanan Jemput Bola
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto mengatakan, layanan jemput bola ini merupakan upaya proaktif pemerintah dalam memberikan kemudahan akses adminduk bagi pendatang baru yang masuk ke ibu kota.
"Mulai tanggal 1 April sampai 20 April 2026 Disdukcapil bersama jajaran akan melaksanakan sosialisasi dan layanan adminduk jemput bola ke Pos RW," kata Denny kepada Liputan6.com, Selasa 31 Maret 2026.
Ia menjelaskan, program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dukcapil dengan pemerintah kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan agar proses pendataan tidak hanya menunggu warga datang ke kantor layanan.
Denny menyebut dengan pendekatan langsung ke lingkungan warga, pendatang baru diharapkan segera melaporkan diri dan mengurus dokumen kependudukan sesuai ketentuan.
"Sebagai kolaborasi antara Dukcapil dan Pemerintah Kota/Kab, Kecamatan dan Kelurahan untuk memberikan layanan adminduk kepada para pendatang baru pasca Lebaran," jelas Denny.