Dewan Pengawas Meta Sebut Perluasan Fitur Catatan Komunitas Berisiko Besar

01 April 2026, 13:00 WIB
Dewan Pengawas Meta Sebut Perluasan Fitur Catatan Komunitas Berisiko Besar

Dewan Pengawas Meta menilai rencana perusahaan teknologi itu untuk mengembangkan Community Notes ke seluruh dunia penuh dengan risiko. Mereka menlai Meta harus mempertimbangkan perluasan fitur tersebut untuk mengurangi potensi masalah yang ada.

Meta mengakhiri program Cek Fakta di Amerika Serikat (AS) sejak Januari 2025 lalu. Mereka menggantinya dengan Community Notes atau Catatan Komunitas seperti yang digunakan dalam platform X untuk memoderasi konten.

Setelah diluncurkan di AS, Meta berencana untuk memperkenalkan fitur tersebut di seluruh dunia dalam waktu dekat. Namun Dewan Pengawas Meta menemukan fitur tersebut tidak berjalan maksimal untuk menekan misinformasi ataupun ujaran kebencian di negara lain.

"Keterlambatan dalam penerbitan Catatan Komunitas dan jumlah Catatan Komunitas yang masih terbatas menimbulkan keraguan serius tentang sejauh mana fitur itu mampu mengatasi misinformasi yang berbahaya. Kami menilai banyak tantangan yang sangat kompleks melebihi apa yang Meta antisipasi," bunyi pernyataan Dewan Pengawas Meta dilansir dari Nieman Lab.org.

"Meta sebaiknya tidak meluncurkan fitur itu di negara-negara dengan polarisasi tinggi, lalu negara dengan sejarah jaringan disinformasi terorganisir, juga dengan negara yang bahasanya yang kompleks. Pasalnya fitur Catatan Komunitas bisa dengan mudah dimanipulasi di tempat seperti itu."

Meta sendiri mengonfirmasi pada Dewan Pengawas bahwa konten yang menerima Catatan Komunitas distribusinya dan monetisasinya tidak terpengaruh. Bahkan jangkauan dan keterlibatan konten yang diberi Catatan Komunitas tidak berdampak apapun. Sehingga secara tidak langsung fitur tersebut lebih lemah daripada label pengecekan fakta tradisional.

Meta meluncurkan Dewan Pengawas pada tahun 2020 sebagai kelompok semi-independen yang memberikan pengawasan terhadap keputusan moderasi konten di seluruh platformnya, yang meliputi Facebook, Threads, Instagram, dan WhatsApp.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Sumber : Liputan6.com