Top 3 Tekno: Tiga Fitur Baru Anti Penipuan Meta Tuai Perhatian

20 March 2026, 12:16 WIB
Top 3 Tekno: Tiga Fitur Baru Anti Penipuan Meta Tuai Perhatian

Meta baru saja merilis tiga fitur baru untuk mencegah penipuan. Informasi ini menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Kamis (19/3/2026) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Apple yang merilis pembaruan keamanan untuk atasi bug Safari berbahaya di iPhone, iPad, dan Mac.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Meta Rilis 3 Fitur Baru Anti Penipuan, 10,9 Juta Akun Facebook dan Instagram Sudah Dinonaktifkan

Meta semakin serius memperkuat perliindungan pengguna dari aksi penipuan di seluruh platform miliknya. Raksasa media sosial (medsos) itu mengungkap, mereka telah menonaktifkan 10,9 juta akun Facebook dan Instagram sepanjang 2025 karena terindikasi terlibat dalam aktivitas penipuan kriminal.

Tak berhenti di sana, perusahaan bentukan Mark Zuckerberg ini juga mengaku bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam operasi berskala besar untuk menindak jaringan penipuan.

Hasilnya, sekitar 150.000 akun terhubung dengan jaringan pusat penipuan berhasil ditindak. Kerja sama tersebut turut membantu Kepolisian Kerajaan Thailand dalam menangkap 21 tersangka.

Meski begitu, Meta mengakui para pelaku penipuan terus beradaptasi dan bergerak cepat. Mereka kerap mengubah pola, memodifikasi pendekatan, dan mencari celah baru agar lolos dari sistem deteksi.

Menurut perusahaan, metode para pelaku penipuan semakin canggih untuk menipu korban, baik di platform media sosial miliknya maupun layanan internet lainnya.

Karena itu, perusahaan meluncurkan serangkaian sistem baru di Facebook, Messenger, dan WhatsApp guna mencegah berbagai modus penipuan.

Salah satu pembaruan kini mulai disorot adalah fitur peringatan permintaan pertemanan mencurigakan di Facebook

Saat ini, pelaku penipu mulai memanfaatkan AI untuk menargetkan korban. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan juga telah mengembangkan sistem kecerdasan buatan guna membantu mengatasi masalah itu.

Berikut tiga pembaruan sistem yang dihadirkan Meta di platformnya

Baca selengkapnya di sini

2. Update Sekarang! Apple Rilis Pembaruan Keamanan untuk Atasi Bug Safari Berbahaya di iPhone, iPad, dan Mac

2. Update Sekarang! Apple Rilis Pembaruan Keamanan untuk Atasi Bug Safari Berbahaya di iPhone, iPad, dan Mac

Apple merilis pembaruan 'peningkatan keamanan latar belakang' (background security improvement) pertamanya untuk menambal celah keamanan pada peramban Safari di perangkat iPhone, iPad, dan Mac.

Langkah ini menandai debut sistem distribusi patch baru Apple yang dirancang untuk merespons ancaman siber secara lebih gesit tanpa harus menunggu pembaruan sistem operasi (OS) dalam skala besar.

BACA JUGA:Rekomendasi HP Terbaru 2026 untuk Teman Mudik Lebaran Makin SeruBerdasarkan informasi keamanan yang dirilis Selasa waktu setempat, Apple mengonfirmasi adanya temuan celah pada WebKit, mesin pencari yang menggerakkan Safari dan berbagai aplikasi lainnya.

Mengutip laman Techcrunch, Kamis (19/3/2026), celah ini ditemukan oleh seorang peneliti keamanan independen.

Jika berhasil dieksploitasi, bug tersebut memungkinkan situs web berbahaya mengakses data dari situs web lain yang dibuka dalam sesi peramban yang sama.

Dalam dunia keamanan siber, jenis serangan ini sangat diwaspadai karena berpotensi memicu pencurian data sensitif atau informasi akun pengguna.

Baca selengkapnya di sini

3. Jelang Lebaran 2026, Telkom Akses Siagakan 20.936 Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan

3. Jelang Lebaran 2026, Telkom Akses Siagakan 20.936 Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan

Guna memastikan kelancaran layanan telekomunikasi selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, PT Telkom Akses (TA) melakukan langkah proaktif dengan menyiagakan ribuan tenaga lapangan.

Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ini berkomitmen menjaga stabilitas jaringan di tengah lonjakan trafik data yang diprediksi akan meningkat signifikan tahun ini.

Langkah pengamanan infrastruktur ini mencakup pemeliharaan rutin hingga kesiapan penanganan gangguan secara cepat (recovery) di titik-titik krusial.

Telkom Akses memfokuskan pengawasan pada area pemukiman, jalur mudik utama, hingga pusat keramaian guna menjamin pengalaman digital pelanggan tetap lancar selama momen silaturahmi.

Direktur Operation Telkom Akses, Ambari, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur fisik adalah prioritas utama perusahaan dalam menghadapi siklus tahunan ini.

"Kami mengerahkan sebanyak 20.936 personel teknis yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Seluruh tim ini akan bekerja dalam skema siaga untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat teratasi sesegera mungkin, sehingga layanan internet dan komunikasi pelanggan tidak terganggu selama periode Idul Fitri," ujar Ambar dalam keterangan resminya, Kamis (19/3/2026).

Menurutnya, pengerahan puluhan ribu personel ini merupakan bentuk dedikasi perusahaan untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang merayakan hari raya.

Baca selengkapnya di sini

Infografis 10 Tips Amankan Data Pribadi dari Serangan Siber. (Liputan6.com/Abdillah)

Infografis 10 Tips Amankan Data Pribadi dari Serangan Siber. (Liputan6.com/Abdillah)
 
Sumber : Liputan6.com