Ratusan Warga di Cianjur Tertipu Arisan Paket Lebaran, Total Kerugian Capai Rp1 Miliar
19 March 2026, 15:07 WIB
Ratusan warga di Kecamatan Cilaku dan Cibeber, Cianjur, harus menelan pil pahit. Harapan mendapatkan paket sembako menjelang Hari Raya Idulfitri sirna setelah pengelola arisan berinisial DS (43) diduga membawa kabur uang peserta dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengonfirmasi bahwa DS telah diamankan di Polres Cianjur untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Penangkapan ini merupakan buntut dari laporan warga yang sempat menggeruduk rumah pelaku di Desa Sukasari.
"DS saat ini masih menjalani pemeriksaan dan diminta keterangan terkait kasus arisan paket Lebaran yang hingga saat ini belum diterima warga," ujar AKBP Alexander, Kamis (19/3/2026).
Modus Gali Lubang Tutup Lubang
Hasil penyelidikan sementara mengungkap fakta mengejutkan. DS diduga menggunakan sistem gali lubang tutup lubang selama belasan tahun menjalankan bisnisnya.
Menjelang Lebaran tahun ini, perputaran uang tersebut macet total hingga menyebabkan dana peserta habis tak bersisa.
"Secepatnya akan kita tetapkan sebagai tersangka, karena kemungkinan besar yang bersangkutan tidak dapat mencairkan paket yang sudah dijanjikan," tegas dia.
Para korban rata-rata telah menyetorkan uang mulai dari Rp500 ribu hingga Rp2,2 juta. Mereka dijanjikan paket sembako cair tujuh hari sebelum Lebaran, namun saat ditagih, pelaku berdalih tidak memiliki uang.