Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Capai Puluhan Kilometer, Skema Ini Mulai Berlaku
15 March 2026, 18:07 WIB
Lonjakan drastis arus pemudik dari Bali menuju Jawa memaksa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang mengambil langkah darurat. Guna memangkas antrean yang mengular hingga puluhan kilometer, ASDP resmi memberlakukan skema tiba bongkar berangkat secara masif di lintas penyeberangan Gilimanuk--Ketapang.
Hingga Minggu (15/3/2026), ASDP telah mengerahkan 11 armada kapal khusus untuk menjalankan skema TBB dari total 35 kapal yang beroperasi. Dalam pola ini, kapal yang bersandar di Pelabuhan Ketapang hanya menurunkan penumpang dan kendaraan, lalu langsung bertolak kembali ke Gilimanuk tanpa mengisi muatan di Ketapang.
"Kami prioritaskan kecepatan perputaran kapal. Begitu tiba di Ketapang, langsung bongkar dan segera balik ke Gilimanuk untuk menjemput antrean kendaraan yang kian panjang," tegas General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko.
Data menunjukkan tekanan arus mudik tahun ini jauh melampaui angka tahun lalu. Beberapa poin krusial terkait lonjakan ini antara lain, total penumpang lebih dari 200.000 orang telah menyebrang sejak H-10. Terjadi kenaikan tajam sebesar 32 persen pada volume sepeda motor dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan kendaraan keci mengalami kenaikan sebesar 11 persen.
"Sejak Minggu dini hari, kemacetan di Gilimanuk didominasi kendaraan roda dua yang ekor antreannya mencapai puluhan kilometer," tambahnya.
Kondisi ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada 17 Maret 2026. Hal ini dipicu oleh rencana penutupan total operasional penyeberangan pada 17-20 Maret dalam rangka menghormati Hari Raya Nyepi di Bali.
"Arus kendaraan dari Gilimanuk masih sangat deras. Kami memprediksi tekanan ini akan terus meningkat hingga tanggal 17 Maret, tepat sebelum pelabuhan ditutup sementara," tambah Arief.
Selain menambah armada TBB dari 6 menjadi 11 kapal, ASDP juga mengoperasikan kapal khusus yang didedikasikan hanya untuk mengangkut kendaraan roda dua. Langkah ini diharapkan mampu mengurai simpul kemacetan di area kantong parkir Pelabuhan Gilimanuk dengan lebih efektif.