Dibayangi Krisis Kemanusiaan, Warga Gaza Jaga Nuansa Hangat Kebersamaan Ramadan

14 March 2026, 08:00 WIB
Dibayangi Krisis Kemanusiaan, Warga Gaza Jaga Nuansa Hangat Kebersamaan Ramadan
 
Dibayangi Krisis Kemanusiaan, Warga Gaza Jaga Nuansa Hangat Kebersamaan Ramadan
Anggota keluarga Al-Najar berbuka puasa selama bulan suci Ramadan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di Kota Gaza, Jumat 13 Maret 2026. Di tengah puing-puing bangunan yang nyaris rata dengan tanah, masyarakat Gaza tetap menjaga nuansa hangat kebersamaan Ramadan seperti biasanya. (AP Photo/Jehad Alshrafi)
Dibayangi Krisis Kemanusiaan, Warga Gaza Jaga Nuansa Hangat Kebersamaan Ramadan
Meski krisis kemanusiaan terus membayangi kehidupan mereka di Jalur Gaza, tradisi Ramadan dengan berbagi makanan sederhana saat berbuka puasa tetap terjaga kokoh. Tampak dalam foto, anggota keluarga Al-Najar berbuka puasa selama bulan suci Ramadan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di Kota Gaza, Jumat 13 Maret 2026. (AP Photo/Jehad Alshrafi)
Dibayangi Krisis Kemanusiaan, Warga Gaza Jaga Nuansa Hangat Kebersamaan Ramadan
Di beberapa titik di kota Gaza, warga berkumpul bersama keluarga menggelar makanan sederhana untuk berbuka puasa bersama, seperti roti, kurma, dan air minum di lokasi yang dulunya merupakan rumah atau bangunan tempat mereka beraktivitas. Tampak dalam foto, anggota keluarga Al-Najar berbuka puasa selama bulan suci Ramadan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di Kota Gaza, Jumat 13 Maret 2026. (AP Photo/Jehad Alshrafi)
Dibayangi Krisis Kemanusiaan, Warga Gaza Jaga Nuansa Hangat Kebersamaan Ramadan
Bagi banyak warga di Gaza, Ramadan tahun ini dijalani dalam kondisi yang jauh lebih sulit. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal akibat serangan udara yang merusak rumah-rumah dan infrastruktur sipil. Tampak dalam foto, anggota keluarga Al-Najar berbuka puasa selama bulan suci Ramadan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di Kota Gaza, Jumat 13 Maret 2026. (AP Photo/Jehad Alshrafi)
Sumber : Liputan6.com