Festival Lampion Makkah Hidupkan Suasana Ramadan, Gabungkan Budaya, Bisnis, dan Kebersamaan
11 March 2026, 20:00 WIB
Edisi kesembilan Festival Lampion Makkah kembali digelar selama bulan suci Ramadan, menghadirkan ruang pertemuan sosial yang memadukan tradisi, hiburan, dan aktivitas ekonomi bagi warga maupun pengunjung.
Acara yang berlangsung dari hari ke-9 hingga ke-20 Ramadan itu diselenggarakan oleh Makkah Chamber of Commerce di Makkah Exhibition and Events Center. Festival ini menjadi bagian dari program musiman untuk menonjolkan suasana spiritual Ramadan di Makkah.
Selama berlangsungnya festival, area acara berubah menjadi destinasi malam Ramadan yang semarak. Lampu-lampu lampion menghiasi lokasi, sementara berbagai kegiatan budaya, sosial, dan ekonomi digelar untuk menarik pengunjung dari berbagai kalangan usia.
Sejumlah pengunjung mengatakan acara ini memberi kesempatan untuk menikmati atmosfer Ramadan yang khas sekaligus mendukung produk lokal.
"Acara ini sangat indah dan benar-benar mencerminkan semangat Ramadan. Pengunjung bisa berbelanja, menikmati budaya, dan berkumpul bersama keluarga dalam satu tempat," kata Abdullah Al-Maliki, dikutip dari laman Arab News, Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan bahwa festival tersebut juga menjadi sarana penting untuk mendukung produsen serta pelaku usaha lokal.
Pengunjung lain, Umm Muhammad Al-Aboudi, menilai festival ini berhasil menghadirkan kembali suasana Ramadan dengan cara yang unik.
Menurutnya, beragam paviliun yang menampilkan produk lokal dan warisan budaya membuat pengalaman berkunjung menjadi lebih menarik.
"Saya sangat menikmati paviliun warisan budaya. Banyak produk lokal yang mencerminkan identitas masyarakat Makkah," ujarnya.
Sementara itu, pengunjung lain, Sami Al-Qurashi, mengatakan kegiatan seperti Festival Lampion Makkah turut menghidupkan kembali aktivitas sosial masyarakat selama Ramadan.
"Acara ini menjadi tempat yang tepat bagi keluarga untuk menikmati malam Ramadan sekaligus menampilkan kreativitas generasi muda dan keluarga produktif," katanya.
Festival ini menghadirkan berbagai paviliun yang menampilkan produk lokal, usaha kecil dan menengah, kerajinan tangan, serta barang-barang bernilai budaya yang mencerminkan identitas daerah.
Selain itu, pengunjung juga dapat menjelajahi ruang-ruang pameran yang menggabungkan unsur tradisional dengan sentuhan modern. Kerajinan tangan tradisional dipamerkan berdampingan dengan produk inovatif dari pelaku usaha lokal.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Makkah Chamber of Commerce untuk mendukung inisiatif ekonomi masyarakat sekaligus menyediakan platform bagi pelaku usaha dan keluarga produktif untuk mempromosikan produk mereka secara langsung kepada publik.
Melalui festival ini, penyelenggara berharap dapat mendorong aktivitas ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya kota Makkah, terutama selama Ramadan yang menjadi momen sosial dan spiritual penting bagi masyarakat.