Kereta Api Jarak Jauh Angkut 4,2 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
04 April 2026, 08:00 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan Kereta Api Jarak Jauh mengangkut 4.246.274 pelanggan dengan tingkat okupansi 118,9 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk selama periode Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sementara itu, Kereta Api Lokal melayani 841.184 pelanggan dengan okupansi 90,7 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.
"Dibandingkan periode Lebaran 2025, jumlah pelanggan Kereta Api Jarak Jauh meningkat sekitar 8,45 persen dari 3.915.546 pelanggan. Untuk Kereta Api Lokal, jumlah pelanggan naik sekitar 6,20 persen dari 792.082 pelanggan," ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).
Secara total, KAI mengangkut 5.087.458 pelanggan pada periode mudik dan libur Lebaran 2026 tersebut. Angka ini meningkat 8,07 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 sebanyak 4.707.628 pelanggan.
Dia menuturkan pergerakan pelanggan terlihat merata di berbagai wilayah operasional, dengan pertumbuhan paling tinggi terjadi di Daop 5 Purwokerto yang melayani 460.933 pelanggan atau meningkat sekitar 11,7 persen dibandingkan 412.819 pelanggan pada Lebaran 2025.
Selanjutnya, Daop 4 Semarang mencatat 589.313 pelanggan atau tumbuh sekitar 10 persen dari 535.709 pelanggan.
Sementara itu, Daop 6 Yogyakarta melayani 581.418 pelanggan atau meningkat sekitar 8,5 persen dibandingkan 535.790 pelanggan pada periode sebelumnya.
Ketepatan Waktu Keberangkatan
KAI mencatat ketepatan waktu keberangkatan sebesar 99,80 persen dan kedatangan sebesar 98,86 persen, menunjukkan konsistensi layanan yang terjaga sepanjang periode angkutan Lebaran.
"Kinerja operasional selama Angkutan Lebaran 2026 juga tercermin dari capaian ketepatan waktu yang tinggi," tutur Anne.
Untuk menjawab kebutuhan tambahan kapasitas, KAI menghadirkan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Tambahan relasi Lempuyangan--Pasarsenen (pergi-pulang/pp).
Layanan itu mencatat 10.394 pelanggan pada relasi Lempuyangan--Pasarsenen dengan okupansi 127 persen, serta 10.233 pelanggan pada relasi sebaliknya dengan okupansi 125 persen.