Menko Polkam Minta Pencegahan Karhutla Bukan Sekadar Seremonial
06 March 2026, 09:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengatakan, pemerintah berkomitmen dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang bukan hanya sekedar seremonial semata.
Hal ini disampaikannya saat Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (5/3/2026).
"Apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran dan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat serta lingkungan," kata Djamari dalam keterangan persnya setelah memimpin apel, Jumat (6/3/2026).
Dia menjelaskan, apel kesiapsiagaan ini menjadi penanda dimulainya langkah antisipatif secara lebih dini, terpadu, dan tegas dalam menghadapi potensi karhutla.
"Kesiapsiagaan adalah kunci, karena dalam karhutla, kecepatan respons dan ketepatan koordinasi menentukan apakah api bisa dikendalikan sejak awal atau justru menjadi bencana besar," ujar Djamari.
Ia mengungkapkan, karhutla merupakan hal yang sangat penting untuk dapat diatasi. Bukan sekedar untuk keselamatan wilayah atau pun keselamatan manusia yang ada di dalamnya, kesehatan dan sebagainya. Melainkan, juga ada nama baik bangsa dan negara di hadapan dunia terkait penanggulanannya.
"Mitigasi dan pencegahan dapat kita lakukan termasuk memodifikasi cuaca, water bombing, patroli helikopter, dan mempertahankan tinggi air pada kanal dan parit di lahan gambut," ungkapnya.
Jaga Hubungan
Djamari juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan alam. Sebab alam akan bereaksi sesuai dengan aksi yang kita lakukan.
"Begitu juga sebaliknya, aksi yang kita lakukan akan menunjukkan bereaksinya alam itu kepada kita, bisakah kita memberikan sesuatu yang baik untuk kepentingan alam," ujar dia.
"Target kita bukan sekadar memadamkan api, tetapi menekan kejadian karhutla serendah mungkin dan menuju kondisi yang semakin terkendali. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan pencegahan karhutla adalah gabungan dari disiplin kebijakan, kesiapsiagaan lapangan, kepatuhan perusahaan, serta partisipasi masyarakat," imbuhnya menutup.