Pemprov DKI Jakarta Jaga Ketat Tanah Abang Saat Ramadan, 100 Personel Gabungan Dikerahkan

26 February 2026, 12:45 WIB
Pemprov DKI Jakarta Jaga Ketat Tanah Abang Saat Ramadan, 100 Personel Gabungan Dikerahkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penjagaan ketat di pusat perbelanjaan Tanah Abang, Jakarta Pusat selama Ramadan. Total, 100 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga ketertiban kawasan Tanah Abang selama bulan puasa.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan, langkah ini dilakukan agar pusat grosir tersebut tetap rapi dan tidak kembali semrawut karena tingginya aktivitas jual beli selama Ramadan.

"Kalau kemarin Dishub kami tempatkan ada 40-an orang. Kalau Satpol PP antara 50 sampai 70. Bergantian," ujar Arifin di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026).

Dia menjelaskan, pengawasan difokuskan pada jam-jam sibuk aktivitas perdagangan, yaitu sekitar pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

"Jadi memang pada jam-jam sibuknya, jam di mana mulai dibukanya Pasar Tanah Abang, antara jam 10.00 sampai jam 4 sore, jam 5 sorelah," ucap Arifin.

Dia menyebut, petugas gabungan telah ditempatkan untuk berjaga di Tanah Abang secara rutin di lokasi sejak sehari sebelum bulan puasa.

"Dari sejak awal Ramadan, sehari sebelum Ramadan, kami sudah tempatkan personel seperti yang tadi. Ada Dishub, Satpol PP, dan sebagainya," kata Arifin.

Penertiban Bukan Persulit Pedagang

Penertiban Bukan Persulit Pedagang

Arifin menekankan penertiban dilakukan oleh pemerintah daerah bukan untuk mempersulit pedagang dalam mencari nafkah, tetapi demi menjaga kenyamanan pembeli dan keberlangsungan usaha di pusat perbelanjaan tersebut.

"Kalau kawasan Tanah Abang rapi, teratur, tertib, kan yang datang juga akan banyak gitu. Yang datang ke situ kan senang, nyaman gitu," terang dia.

Selain pengamanan, kata Arifin, pihaknya juga menambah mengerahkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk melakukan pembersihan secara rutin.

"Plusnya tambahannya kemarin saya minta PPSU secara rutin untuk melakukan penyapuan," tandas Arifin.

Infografis Pasar Tanah Abang dan Produk UMKM Tergerus Lapak Online. (Liputan6.com/Abdillah)
Sumber : Liputan6.com