Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bansos Ramadan 2026
28 February 2026, 16:12 WIB
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan atau link pendaftaran untuk menerima bantuan sosial (bansos) Ramadan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 24 Februari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Bansos Ramadhan 2026 resmi digulirkan pemerintah dengan total anggaran puluhan triliun rupiah untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan puasa dan menjelang Lebaran. Mulai Februari 2026, sebanyak 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan pangan tambahan berupa beras dan minyak goreng, sementara 18 juta KPM tetap mendapat pencairan PKH dan BPNT reguler sebagai "THR" dari negara
#kemensosSelaluAda #NyamanBersama
Klik link dibawah dan Terima bantuannya
https://pencairan.bantuanbansospkh.com
https://pencairan.bantuanbansospkh.com"
Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"Info Bansos Cair Menjelang Bulan Suci Ramadhan
BANTUAN PEMERINTAH DIBULAN SUCI RAMADHAN
UNTUK PENERIMA BANTUAN BISA DAPAT
Rp.400.000
Rp.600.000
Rp.900.000
Rp.1.000.000
Rp.3.400.000
Rp.4.500.000
SILAHKAN DAFTAR SEKARANG!!!"
Link ini mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim tautan pendaftaran bansos Ramadan 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bansos Ramadan 2026. Penelusuran mengarah ke artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Cara Daftar Bansos Kemensos dan Tips Hindari Penipuan" yang tayang pada 20 Januari 2026.
Dalam artikel ini dijelaskan bahwa masyarakat memiliki pilihan untuk mendaftarkan diri atau mengusulkan orang lain sebagai calon penerima bansos Kemensos, baik secara daring maupun luring.
Pendaftaran bansos Kemensos secara online dapat dilakukan melalui aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial. Berikut langkahnya:
1. Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos: Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Pastikan aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk menjamin keasliannya.
2. Buat Akun Baru: Buka aplikasi dan pilih "Buat Akun Baru". Isi data pribadi sesuai Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), termasuk Nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon aktif, serta username dan password. Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) sambil memegang KTP.
3. Verifikasi Akun: Proses verifikasi dan aktivasi akun akan dikirimkan melalui email dari Kemensos. Tunggu verifikasi akun oleh admin Kemensos yang mungkin memerlukan waktu beberapa hari.
4. Ajukan Usulan Bansos: Setelah akun aktif, login kembali ke aplikasi. Pilih menu "Daftar Usulan", lalu "Tambah Usulan". Lengkapi data diri dan pilih jenis bantuan yang diinginkan, seperti PKH atau BPNT. Usulan akan diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat. Anda juga bisa mengusulkan keluarga atau tetangga yang layak.
5. Pantau Status Usulan: Pantau status usulan secara berkala melalui menu "Status Usulan" di aplikasi. Jika ditolak, pahami alasannya dan ajukan sanggahan jika memungkinkan.
Bagi masyarakat yang lebih memilih jalur luring, pendaftaran dapat dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan sesuai alamat domisili. Bawa dokumen pendukung seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
Kemudian, ajukan permohonan sebagai calon penerima bansos kepada petugas. Permohonan ini akan dibahas dalam musyawarah desa atau kelurahan (Musdes/Muskel) untuk menentukan kelayakan.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bansos Ramadan 2026, tidak benar.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.