PNM Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Pastikan Karyawan dan Nasabah Tak Hadapi Bencana Sendirian
17 August 2026, 20:20 WIB
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8), tidak hanya menyebabkan kerusakan pada bangunan dan fasilitas publik. Di tengah situasi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bergerak memastikan karyawan dan nasabah yang terdampak tidak menghadapi kondisi tersebut sendirian.
Bagi PNM, langkah awal dalam menghadapi bencana bukan hanya menghitung kerusakan, tetapi juga memastikan siapa saja yang terdampak dan mengetahui kondisi mereka.
Karena itu, PNM melakukan inventarisasi dan pemantauan terhadap kondisi karyawan serta keluarganya. PNM juga mendata nasabah yang terdampak gempa.
Proses pendataan dilakukan melalui jaringan PNM di daerah untuk memperoleh gambaran kondisi lapangan secara cepat dan akurat, termasuk mengetahui kebutuhan paling mendesak yang diperlukan karyawan maupun nasabah.
Dampak bencana tidak hanya dirasakan dari kerusakan tempat tinggal. Aktivitas usaha juga dapat ikut terhenti. Warung bisa tidak beroperasi, bahan dagangan mengalami kerusakan, akses menuju pasar terputus, hingga aktivitas ekonomi keluarga harus berhenti sementara.
"Dalam kondisi bencana, yang paling utama adalah keselamatan manusia. Karena itu, kami ingin memastikan karyawan dan nasabah PNM yang terdampak berada dalam perhatian kami. Kami sedang menginventarisasi kondisi mereka agar bantuan dan dukungan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujar Direktur Utama PNM, Kindaris.
PNM Data Kondisi Karyawan dan Nasabah Terdampak
Inventarisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan tidak ada karyawan maupun nasabah yang luput dari perhatian. Data dari lapangan akan menjadi dasar untuk menentukan bentuk dukungan berikutnya, mulai dari kebutuhan dasar hingga dukungan pemulihan setelah kondisi berangsur aman.
Sejalan dengan proses pendataan, PNM juga menyiapkan dukungan berupa bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak, khususnya karyawan dan nasabah PNM yang membutuhkan. Bantuan diarahkan pada kebutuhan dasar yang paling dibutuhkan dalam situasi tanggap darurat, seperti makanan, air minum, perlengkapan kebersihan serta kebutuhan lainnya. Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur menjadi titik pertama penerima bantuan dan akan terus dilakukan perluasan wilayah cakupan penerima manfaat.
"Bantuan awal yang terpenting adalah hadir ketika seseorang sedang membutuhkan. Kami ingin bantuan PNM sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama karyawan dan nasabah yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar PNM," tambahnya.
Kehadiran tersebut diharapkan dapat menjadi sedikit ruang untuk bernapas di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih. Setelah keselamatan dan kebutuhan dasar terpenuhi, perhatian berikutnya adalah bagaimana membantu keluarga dan usaha ultra mikro kembali berjalan.
#PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM