Emak-emak Protes Damkar Pasok Air ke Rumah Pejabat

11 June 2026, 11:15 WIB
Emak-emak Protes Damkar Pasok Air ke Rumah Pejabat

Sebuah video yang memperlihatkan mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan memasok air bersih ke sebuah rumah di Kota Medan viral di media sosial dan menuai sorotan publik.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan STM Gang Suka Cita, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Berdasarkan informasi yang beredar, rumah yang mendapat pasokan air itu diduga milik Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar.

Video tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah keluhan warga di sejumlah wilayah Kota Medan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Krisis air itu disebut dipicu gangguan pada sistem distribusi PDAM Tirtanadi Sumut setelah terjadinya pemadaman listrik.

Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga tampak mendatangi lokasi saat mobil pemadam kebakaran menyalurkan air. Warga mempertanyakan penggunaan kendaraan dinas tersebut untuk memasok air ke rumah pribadi di tengah kondisi pasokan air bersih yang masih terbatas di sejumlah kawasan.

Ketegangan sempat pecah di lokasi saat warga mempertanyakan mengapa rumah pejabat yang didahulukan, sementara rakyat kecil diabaikan.

"Kami sudah tidak mendapatkan air sejak malam! Tapi justru ada mobil Damkar yang mengisi air ke rumah pejabat. Sementara masyarakat tidak dilayani!" teriak seorang ibu dalam video viral tersebut dengan nada tinggi.

Mendapat protes dari warga yang berada di lokasi, mobil Damkarmat tersebut akhirnya meninggalkan area sebelum proses penyaluran air selesai dilakukan.

Kadis Damkar Buka Suara

Kadis Damkar Buka Suara

Merespons kegaduhan yang viral, Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, langsung angkat bicara. Ia membantah bahwa armada miliknya dikerahkan atas perintah langsung sang pejabat.

Wandro mengatakan mobil damkar itu tidak dikerahkan atas permintaan langsung Benny Sinomba Siregar. Menurut dia, armada tersebut bergerak untuk membantu distribusi air berdasarkan koordinasi dengan PDAM.

"Pengaduan ke PDAM, kita bantu. Yang bawa ke lokasi (adalah) pihak PDAM," kata Wandro saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/6/2026).

Ia menegaskan Benny tidak pernah mengajukan permintaan langsung kepada Damkarmat untuk mengirimkan armada ke rumahnya. Wandro menyebut pihaknya tetap menyalurkan bantuan air bersih ke berbagai wilayah yang terdampak gangguan pasokan air.

"Bukan (permintaan Benny Sinomba ke Damkarmat Medan). Armada kita perbantukan ke keseluruhan kecamatan terdampak," ujarnya.

Meski telah memberikan klarifikasi, netizen dan masyarakat tetap menyayangkan insiden tersebut. Tindakan tersebut dinilai mencederai rasa keadilan sosial dan memperlihatkan ego oknum pejabat di tengah penderitaan masyarakat luas.

Sumber : Liputan6.com