Energi Mega Persada Bakal Terbitkan 218,31 Juta Saham Baru

07 June 2026, 12:00 WIB
Energi Mega Persada Bakal Terbitkan 218,31 Juta Saham Baru

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan sebanyak 218,31 juta saham baru Seri B. Aksi korporasi ini akan seluruhnya diserap oleh pemegang saham pengendali, PT Bakrie Kalila Investment (BKI).

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Minggu (7/6/2026) ENRG akan menerbitkan 218.313.500 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Adapun harga pelaksanaan PMTHMETD ditetapkan sebesar Rp 1.550 per saham. Dengan harga tersebut, perseroan berpotensi memperoleh dana segar sekitar Rp 338,39 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Manajemen ENRG menjadwalkan penerbitan dan distribusi saham baru pada 12 Juni 2026. Selanjutnya, saham hasil PMTHMETD akan mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Juni 2026, sementara pengumuman hasil pelaksanaan akan dilakukan pada 18 Juni 2026.

Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam PMTHMETD ini akan diambil bagian oleh PT Bakrie Kalila Investment yang merupakan pihak terafiliasi sekaligus pemegang kendali perseroan.

Percepat Realisasi Rencana Bisnis

Perseroan menjelaskan, pemilihan BKI sebagai investor dalam aksi PMTHMETD dilakukan untuk memastikan ketersediaan pendanaan dalam waktu cepat.

Menurut manajemen, komitmen dari BKI memungkinkan ENRG segera memperoleh dana hasil pelaksanaan PMTHMETD sehingga perusahaan dapat lebih cepat merealisasikan rencana bisnis dan penggunaan dana yang telah ditargetkan.

Karena BKI merupakan pihak pengendali ENRG, transaksi tersebut tergolong sebagai transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Meski demikian, perseroan menyatakan transaksi ini dikecualikan dari ketentuan tersebut sesuai Pasal 44B POJK Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Modal Disetor Meningkat

Modal Disetor Meningkat

Pelaksanaan PMTHMETD ini juga telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 26 Juni 2025.

Perseroan menegaskan harga pelaksanaan PMTHMETD sebesar Rp 1.550 per saham telah ditetapkan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia mengenai pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas.

Setelah aksi korporasi tersebut rampung, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh ENRG akan meningkat menjadi 26,56 miliar saham dengan total nilai modal disetor mencapai Rp 6,95 triliun.

Sumber : Liputan6.com