Iming-iming Sekolah Gratis, Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli Belasan Santri

21 May 2026, 08:58 WIB
Iming-iming Sekolah Gratis, Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli Belasan Santri

Polisi melakukan penggeledahan di pondok pesantren milik terduga pelaku di wilayah Kecamatan Jambon, Ponorogo , Jawa Timur, Rabu (20/5/2026).

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali mengatakan, penggeledahan dilakukan tim penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melengkapi alat bukti dalam proses penyidikan perkara tersebut.

"Penggeledahan dilakukan untuk kepentingan penyidikan dan pengamanan barang bukti yang berkaitan dengan perkara," ujar AKP Imam Mujali.

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kasur, dokumen, dan tisu yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan tersangka.

Polisi Temukan Fakta Mengejutkan

Selain itu, penyidik juga menemukan fakta baru bahwa sebagian korban diduga mengalami tindakan pelecehan lebih dari satu kali. Modus yang digunakan tersangka yakni memberikan iming-iming pendidikan gratis dan uang kepada korban.

"Beberapa korban mengaku mengalami perbuatan itu hingga tiga sampai empat kali," jelasnya.

Saat ini, lanjut Imam, kondisi psikologis para korban masih dalam pendampingan intensif. Polisi menggandeng Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo dan tim psikologi untuk melakukan asesmen serta pemulihan terhadap korban.

"Pendampingan terus dilakukan karena kondisi korban masih mengalami tekanan psikologis," terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta Pasal 415 huruf b atau Pasal 417 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp300 juta.

Sementara terkait operasional pondok pesantren, polisi menyerahkan penanganannya kepada pihak Kementerian Agama.

Sumber : Liputan6.com