Investasi di IKN Capai Rp 72,3 Triliun

19 May 2026, 10:20 WIB
Investasi di IKN Capai Rp 72,3 Triliun

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaporkan, total nilai investasi yang masuk ke IKN menembus angka Rp 72,39 triliun.

Juru Bicara Otorita IKN,Troy Pantouw mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti pembangunan Nusantara tidak berhenti seiring dengan menuju hidupnya ekosistem perkotaan.

"Total angka estimasi investasi sebesar Rp 72,39 Triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan," ujar dia, Selasa (19/5/2035).

Saat ini, total estimasi investasi di IKN terdiri dari investasi swasta murni sebesar Rp 60,29 triliun, serta fasilitas publik dan penugasan Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp 12,10 triliun.

Secara keseluruhan, telah terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 65 pelaku usaha yang masuk dalam investasi swasta murni, serta 15 penugasan kepada K/L.

Dari total 75 PKS, sebanyak 11 PKS berasal dari investor asing dengan 8 perusahaan dari 6 negara, yaitu Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura, sedangkan 64 PKS lainnya berasal dari pelaku usaha dalam negeri.

Aktivitas Ekonomi Tumbuh

Aktivitas Ekonomi Tumbuh

Di sisi lain, OIKN juga mengklaim bahwa aktivitas perekonomian juga mulai tumbuh di kawasan Nusantara, termasuk melalui bisnis makanan, minuman, dan usaha penunjang kebutuhan masyarakat lainnya.

Merespon hal tersebut, Troy menambahkan bahwa investasi yang masuk memberikan sinyal bahwa para investor mulai membaca IKN sebagai pasar masa depan.

"Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota," tuturnya.

Wapres Jamin Kelanjutan Pembangunan

Wapres Jamin Kelanjutan Pembangunan

Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjamin kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Gibran mengatakan, Presiden Prabowo Subianto dan pemerintahan di bawahnya memiliki komitmen kuat dalam melanjutkan pembangunan Nusantara.

"Dan hari ini, saya meninjau langsung beberapa proyek strategis di IKN untuk memastikan pembangunan IKN sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025," ujarnya beberapa waktu lalu.

Ibu Kota Politik di 2028

Adapun dalam Perpres Nomor 79/2025, IKN ditargetkan menjadi ibu kota politik Indonesia pada 2028. Dengan pemindahan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS secara bertahap.

"Pembangunan IKN ini diharapkan juga dapat memberikan manfaat bagi pemberdayaan masyarakat sekitar serta menarik minat anak-anak muda terbaik Indonesia untuk ikut membangun dan mengembangkan IKN," kata Gibran.

Sumber : Liputan6.com