Mohamed Salah Dikabarkan Tolak Tawaran Klub Arab Saudi, Masih Mau di Eropa

02 May 2026, 08:00 WIB
Mohamed Salah Dikabarkan Tolak Tawaran Klub Arab Saudi, Masih Mau di Eropa

Mohamed Salah, penyerang andalan Liverpool, dikabarkan telah membuat keputusan besar mengenai masa depannya di dunia sepak bola. Bintang asal Mesir ini dilaporkan menolak tawaran menggiurkan dari klub-klub Liga Pro Arab Saudi, memilih untuk tetap melanjutkan kariernya di benua Eropa. Keputusan ini muncul menjelang statusnya sebagai pemain bebas transfer pada musim panas 2026, memicu spekulasi mengenai klub mana yang akan menjadi pelabuhan barunya.

Penolakan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat tawaran finansial fantastis yang disodorkan oleh klub-klub Arab Saudi, termasuk potensi gaji yang bisa menjadikannya pesepakbola dengan bayaran tertinggi di dunia. Namun, Salah tampaknya memiliki prioritas lain, yaitu ambisi untuk terus berkompetisi di level tertinggi sepak bola Eropa. Ia masih ingin memburu prestasi di kompetisi elite seperti Liga Champions, yang tidak dapat ditawarkan oleh liga Timur Tengah.

Di tengah ketertarikan dari berbagai penjuru, klub raksasa Turki, Fenerbahce, muncul sebagai kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan Salah. Laporan menyebutkan adanya pertemuan intens antara perwakilan klub dan agen sang pemain, mengindikasikan keseriusan Fenerbahce dalam memboyong penyerang berusia 33 tahun tersebut ke Istanbul. Langkah ini menandai babak baru dalam karier Salah, yang akan segera mengakhiri kebersamaan sembilan tahun penuh trofi bersama Liverpool.

Penolakan Tawaran Fantastis dari Arab Saudi

Penolakan Tawaran Fantastis dari Arab Saudi

Mohamed Salah dikabarkan secara tegas menolak tawaran menggiurkan dari sejumlah klub Liga Pro Arab Saudi yang berambisi memboyongnya. Penyerang Liverpool ini dilaporkan lebih memilih untuk melanjutkan karier profesionalnya di benua Eropa. Penolakan ini terjadi meskipun Salah telah menerima tawaran finansial yang sangat fantastis dari Timur Tengah.

Salah satu tawaran yang beredar adalah senilai 600 juta, sebuah angka yang berpotensi menjadikannya pesepakbola dengan bayaran tertinggi di dunia. Selain itu, ada juga laporan mengenai tawaran kontrak dengan gaji tahunan mencapai 120 juta dari klub Arab Saudi yang tidak disebutkan namanya. Besarnya angka tersebut menunjukkan keseriusan klub-klub Saudi dalam menarik bintang sekelas Salah.

Namun, agen Mohamed Salah telah mengonfirmasi bahwa opsi bermain di Arab Saudi tidak dipertimbangkan saat ini, dengan kemungkinan besar Salah akan tetap berkarier di Eropa. Liga Pro Saudi memang dikenal agresif dalam mendatangkan bintang-bintang top dunia untuk meningkatkan pamor liganya. Salah, sebagai salah satu pemain Arab paling berpengaruh, dianggap sebagai target ideal untuk menggantikan peran pemain top seperti Cristiano Ronaldo di masa depan.

Ambisi Mohamed Salah Bertahan di Eropa

Keputusan Mohamed Salah untuk menolak tawaran dari Arab Saudi didasari oleh ambisinya yang kuat untuk tetap berkiprah di level tertinggi sepak bola Eropa. Ia belum ingin meninggalkan panggung utama sepak bola dan masih memburu prestasi di kompetisi terbaik, termasuk Liga Champions. Salah merasa dirinya masih memiliki kemampuan yang memadai untuk bersaing di liga-liga top Eropa.

Keinginan Salah untuk tetap berada di lingkungan kompetitif Eropa tampaknya menjadi faktor utama dalam pertimbangannya. Ia ingin terus bermain di level elite dan menjaga statusnya sebagai salah satu pemain top dunia. Sikap ini menunjukkan ambisi besar Salah di usianya yang menginjak 33 tahun, bahwa ia belum puas dengan pencapaiannya.

Bahkan, Direktur tim nasional Mesir, Ibrahim Hassan, secara terbuka menyarankan agar Salah tidak pindah ke liga dengan sorotan yang lebih rendah. Saran ini memperkuat pandangan bahwa Salah masih sangat dihargai dan diharapkan untuk terus berkontribusi di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.

Fenerbahce Menjadi Destinasi Potensial

Di tengah keputusannya untuk bertahan di Eropa, klub raksasa Turki, Fenerbahce, muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengamankan jasa Mohamed Salah. Laporan mengindikasikan bahwa pejabat klub tersebut telah mengadakan dua kali pertemuan dengan perwakilan Salah untuk membahas potensi kesepakatan kontrak.

Fenerbahce dikabarkan siap menawarkan kontrak fantastis senilai 332.000 per minggu, atau sekitar 20 juta euro per tahun, untuk meyakinkan Salah pindah ke Istanbul. Angka ini tidak terlalu jauh dari gajinya saat ini di Liverpool yang mencapai 400.000 per minggu, menunjukkan komitmen finansial yang signifikan dari klub Turki tersebut. Tawaran tersebut diharapkan mampu menarik perhatian Salah.

Meskipun demikian, negosiasi dengan Fenerbahce sempat terhambat akibat krisis internal klub, termasuk pemecatan pelatih dan mundurnya presiden. Situasi ini sedikit memperlambat proses transfer, namun minat terhadap Salah tetap tinggi. Salah sendiri dipastikan akan meninggalkan Liverpool sebagai pemain bebas transfer pada musim panas 2026, mengakhiri sembilan tahun kebersamaan yang penuh prestasi di Anfield.

Manajemen Liverpool dikabarkan siap melepas sang pemain lebih cepat dengan status bebas transfer sebagai bagian dari perpisahan yang saling menguntungkan. Salah diperkirakan akan kembali bermain sebelum musim berakhir untuk memberikan perpisahan yang layak kepada para pendukung di Anfield, meskipun sempat mengalami cedera hamstring. Ini akan menjadi akhir dari era Salah di Liverpool.

Sumber : Liputan6.com