Pramono Ingatkan Warga Jakarta Dampak El Nino terhadap Kesehatan Saluran Pernapasan

16 April 2026, 17:35 WIB
Pramono Ingatkan Warga Jakarta Dampak El Nino terhadap Kesehatan Saluran Pernapasan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengingatkan dampak peringatan El Nino bagi kesehatan khususnya terhadap saluran pernapasan.

"Jadi untuk El Nino, yang paling akan menjadi isu utama ada dua. Yang pertama yang menyangkut ketersediaan pangan. Karena pasti ada beberapa yang mengalami problem. Yang kedua adalah masalah kesehatan. Terutama hal yang berkaitan dengan ISPA," ujar Pramono di Balai Kota, Kamis (16/4/2026) melansir Antara.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pramono mengatakan dirinya akan mengadakan rapat bersama jajaran khususnya Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Dia menyebut, pihaknya akan melakukan tindakan preventif sebagai antisipasi.

"Antisipasi untuk menghadapi El Nino bagi Pemerintah DKI Jakarta kita akan melakukan tindakan preventif. Itu lebih baik daripada kejadian di lapangan," tandas Pramono.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati menjelaskan, El Nino ekstrem dapat menyebabkan kenaikan suhu yang signifikan, kekeringan, serta penurunan kualitas udara terjadi secara bersamaan dan saling memperburuk dampak terhadap kesehatan masyarakat.

Imbau Warga Jakarta Lakukan Sejumlah Hal

Imbau Warga Jakarta Lakukan Sejumlah Hal

Menurut Ani, suhu yang tinggi tidak hanya meningkatkan risiko heatstroke dan dehidrasi, tetapi juga memperberat penyakit kronis seperti jantung dan paru.

"Pada saat yang sama, kualitas udara yang menurun, termasuk peningkatan partikulat halus, berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA El Nino akan menjadi risiko yang berdampak pada kesehatan terutama pada populasi rentan (anak-anak dan lansia)," ucap dia.

Untuk menghindari dampak negatifnya, Ani mengimbau warga Jakarta melakukan beberapa hal, seperti banyak mengonsumsi air, menggunakan masker, hingga menghindari aktivitas di luar ruangan terutama antara pukul 11.00-15.00 WIB.

"Gunakan pelindung diri seperti topi atau payung bila berada di luar rungan. Selain itu gunakan tabir surya dan ikuti informasi terkait pantauan cuaca dari BMKG," jelas Ani.

Sumber : Liputan6.com