Presiden Meksiko Konfirmasi: FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026

14 April 2026, 21:00 WIB
Presiden Meksiko Konfirmasi: FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, baru-baru ini mengonfirmasi bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah menolak permintaan Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan mereka di Piala Dunia 2026. Keputusan ini mengakhiri spekulasi yang berkembang mengenai perubahan venue yang diajukan oleh Iran.

Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Sheinbaum dalam sebuah konferensi pers di Mexico City, menegaskan bahwa pertandingan Iran akan tetap berlangsung di Amerika Serikat sesuai jadwal awal. FIFA beralasan bahwa perubahan lokasi akan menimbulkan kerumitan logistik yang tidak dapat diatasi menjelang turnamen.

Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan FIFA ini menekankan komitmen mereka untuk menjaga stabilitas dan kelancaran penyelenggaraan kompetisi akbar tersebut.

Keputusan Tegas FIFA dan Pernyataan Presiden Meksiko

Keputusan Tegas FIFA dan Pernyataan Presiden Meksiko

Dalam konferensi persnya, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara gamblang menjelaskan alasan di balik penolakan FIFA terhadap permintaan Iran. Menurutnya, FIFA menilai bahwa pemindahan lokasi pertandingan akan membuat aspek logistik menjadi terlalu rumit untuk diatur.

Sheinbaum menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan FIFA, yang memilih untuk mempertahankan lokasi tuan rumah yang sudah ditetapkan. Ia menambahkan bahwa perubahan venue hanya dua bulan sebelum turnamen dimulai akan membutuhkan koordinasi logistik yang sangat ekstensif dan tidak memungkinkan.

"FIFA pada akhirnya memutuskan bahwa pertandingan tidak dapat dipindahkan dari lokasi yang telah ditetapkan," kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City.

"Pemindahan itu akan membuat aspek logistik menjadi terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA," lanjutnya.

Pernyataan ini secara definitif menutup peluang Iran untuk bertanding di Meksiko, meskipun sebelumnya ada indikasi kesediaan Meksiko untuk menjadi tuan rumah jika diperlukan. FIFA berkomitmen untuk memastikan bahwa semua pertandingan berjalan sesuai rencana yang telah disusun.

Latar Belakang Permintaan Iran dan Kekhawatiran Keamanan

Permintaan relokasi venue ini diajukan oleh Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) dengan dasar kekhawatiran serius terhadap keamanan para pemainnya. Hal ini menyusul memanasnya konflik geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, melalui situs web kedutaan, bahkan secara terbuka mendesak FIFA untuk memindahkan pertandingan tim nasional mereka ke Meksiko. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak kooperatif dalam menjamin keamanan.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, sebelumnya juga sempat mengisyaratkan kemungkinan penarikan diri dari turnamen. Kekhawatiran ini menambah ketidakpastian seputar partisipasi negara tersebut dalam ajang Piala Dunia.

Jadwal Pertandingan Iran di Piala Dunia 2026 Tetap di AS

Dengan penolakan FIFA, pertandingan fase grup Iran di Piala Dunia 2026 akan tetap berlangsung di Amerika Serikat. Timnas Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles.

Selain itu, Iran juga akan bertanding melawan Mesir di Seattle, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selama turnamen berlangsung, skuad Iran direncanakan akan bermarkas di negara bagian Arizona.

Keputusan ini menegaskan bahwa FIFA tidak akan mengubah susunan jadwal dan lokasi yang telah disiapkan. Hal ini untuk menjaga integritas dan kelancaran turnamen, meskipun ada ketegangan diplomatik yang melatarinya.

Sumber : Liputan6.com