Apple Maps di iPhone akan Disisipi Iklan Mulai Juni 2026, Bagaimana Skemanya?
26 March 2026, 10:00 WIB
Apple dilaporkan tengah bersiap untuk mengintegrasikan iklan ke dalam aplikasi navigasi miliknya, Apple Maps.
Menurut laporan dari jurnalis teknologi Bloomberg, Mark Gurman, pengumuman resmi terkait kebijakan baru ini diprediksi akan muncul paling lambat akhir Maret 2026, dengan implementasi penuh pada perangkat iPhone di musim panas mendatang (sekitar Juni 2026).
Langkah ini diperkirakan akan mengadopsi skema yang serupa dengan Google Maps atau Yelp. Demikian sebagaimana dikutip dari Engadget, Kamis (26/3/2026).
Dalam sistem tersebut, para peritel dan pemilik merek dapat mengajukan penawaran (bidding) agar lokasi bisnis mereka muncul di baris teratas saat pengguna melakukan pencarian dengan kata kunci tertentu.
Meskipun kehadiran iklan dalam aplikasi navigasi sering kali memicu kekhawatiran terkait pengalaman pengguna, pola yang diterapkan Google Maps selama ini dinilai cukup moderat dan tidak terlalu mengganggu fungsi utama aplikasi.
Pengguna kini menanti apakah Apple mampu memberikan implementasi yang tetap menjaga kenyamanan ekosistem mereka yang selama ini dikenal bersih.
Strategi Perkuat Lini Services
Keputusan untuk memonetisasi Apple Maps bukan tanpa alasan. Potensi pendapatan dari sektor iklan ini diproyeksikan akan memperkuat lini bisnis jasa (Services) Apple yang saat ini sudah memberikan kontribusi masif sebesar USD 100 miliar (sekitar Rp 1600 triliun) per tahun.
Saat ini, divisi jasa menyumbang sekitar 25 persen dari total pendapatan tahunan perusahaan. Namun, divisi itu tengah menghadapi tekanan berat, baik dalam jangka pendek maupun panjang.
Kondisi tersebut mulai terasa, menyusul pengetatan regulasi dari berbagai otoritas dunia terkait kebijakan App Store.
Bukan Langkah Mengejutkan
Hingga saat ini, pihak Apple masih belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut. Namun, wacana mengenai kehadiran iklan di Apple Maps sebenarnya bukan hal baru. Rumor ini telah berembus sejak 2022 dan terus menguat sepanjang tahun lalu.
Ekspansi ini dipandang sebagai langkah natural bagi Apple, mengingat perusahaan asal Cupertino tersebut sudah lebih dulu menerapkan sistem iklan pada platform App Store dan aplikasi Apple News.
Dengan demikian, masuknya iklan ke Maps dianggap sebagai kelanjutan dari strategi diversifikasi pendapatan Apple di tengah jenuhnya pasar perangkat keras global.
Infografis Peta Kekeringan di Indonesia September 2024. (Liputan6.com/Abdillah)