Cuaca Panas Ekstrem Landa Jakarta, Pemprov DKI Minta Warga Jaga Kesehatan
19 March 2026, 13:28 WIB
Cuaca panas ekstrem melanda Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Provinsi DKI mengimbau warga untuk mewaspadai dampak kesehatan akibat cuaca tersebut.
Imbauan ini disampaikan melalui Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim.
"Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk saling mengingatkan dan menjaga kesehatan bersama," kata Chico, Kamis (19/3/2026).
Chico mengaku menerima banyak keluhan akibat cuaca panas ekstrem. Mulai dari warga merasa tidak nyaman beraktivitas di luar ruangan karena panas terjadi dari pagi hingga sore hari sampai dampak dialami lansia dan anak-anak.
"Kami memahami keluhan warga yang dirasakan langsung," ucapnya, dilansir Antara.
Chico mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo juga telah mengingatkan tentang prakiraan BMKG bahwa ibu kota akan dilanda panas ekstrem dalam beberapa hari.
Untuk itu, Pramono meminta agar masyarakat tidak khawatir berlebihan dan tetap melakukan langkah pencegahan agar terhindar dari risiko kesehatan di tengah peringatan cuaca panas ekstrem.
Chico mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan BMKG untuk pemantauan harian dan peringatan dini. Pemprov DKI Jakarta juga memantau perkembangan cuaca menjelang periode mendatang agar langkah antisipasi dapat disesuaikan secara cepat.
Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Berikut langkah yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk menghadapi cuaca panas ekstrem:
1. Tingkatkan asupan cairan dengan minum air putih minimal 8-10 gelas sehari, lebih banyak lagi saat beraktivitas di luar atau merasa haus berlebih. Hindari minuman berkafein dan beralkohol yang dapat mempercepat dehidrasi.
2. Batasi aktivitas luar ruangan pada jam puncak panas (sekitar pukul 10.00-15.00 WIB). Jika harus beraktivitas, gunakan pelindung seperti topi, payung, pakaian berwarna terang dan longgar, kacamata hitam serta tabir surya SPF minimal 30.
3. Perhatikan kelompok rentan yakni lansia, balita, pekerja outdoor dan penderita penyakit kronis seperti jantung, diabetes dan lain-lain. Pastikan mereka berada di tempat teduh dan sejuk sebisa mungkin.
4. Kenali gejala bahaya panas: Pusing berat, mual, muntah, lemas ekstrem, kulit kering dan panas atau kejang. Segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat atau hubungi 112 untuk bantuan darurat.
5. Koordinasi lintas instansi: BPBD DKI Jakarta, Dinas Kesehatan, Wali Kota Administrasi serta lurah dan camat se-DKI telah diinstruksikan memperkuat sosialisasi melalui RT/RW, serta monitoring kesehatan di Puskesmas dan Posyandu.