Tinjau Fuel Terminal Padalarang, Wamen ESDM dan PPN Pastikan Stok BBM hingga LPG Aman

17 March 2026, 22:50 WIB
Tinjau Fuel Terminal Padalarang, Wamen ESDM dan PPN Pastikan Stok BBM hingga LPG Aman

Pemerintah terus ingin memastikan layanan energi seperti bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri. Itu sebabnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertamina Patra Niaga bersama serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meninjau kesiapan distribusi energi di wilayah Jawa Barat.

Kunjungan dilakukan ke Fuel Terminal Padalarang serta Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Patra Trading di kawasan Fuel Terminal Padalarang, Senin (16/3/2026).

FT Padalarang memegang peran krusial sebagai penopang utamadistribusi BBM dan LPG untuk wilayah Bandung Raya dan sekitarnya, yang diprediksi akanmengalami lonjakan konsumsi selama periode mudik.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah. "Dengan kesiapan dari Pertamina Patra Niaga, kami yakin sampai dengan puncak mudik dan arus balik ketersediaan BBM Insya Allah akan aman. Ini merupakan bagian bagaimana kita memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam rangka penyediaan energi," ujar dia.

Dia turut menyampaikan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga dan pihak terkait yang telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan layanan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri.

"Semoga masyarakat yang melakukan mudik Lebaran dapat lancar dalam perjalanan, tidak ada kendala ketersediaan BBM dan LPG, energi tersedia secara cukup, dan dapat berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman," tambah Yuliot.

Turut mendampingi Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi Muhammad Mahmud Azhar Lubis, Anggota Komite BPH Migas sekaligus Ketua Tim Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati, serta Anggota Dewan Energi Nasional Unggul Priyanto.

Turut hadir dari Pertamina Patra Niaga Wakil Direktur Utama Taufik Aditiyawarman, Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Hari Purnomo, serta jajaran Komisaris yaitu Ardhy N. Mokobombang, Prabunindya Revta Revolusi, dan Wanti Waranei F. Mamahit.

Bentuk Kesiapan

Bentuk Kesiapan

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan distribusi energi melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode mudik.

"Kami dari Pertamina Patra Niaga bertugas adalah untuk memastikan ketersediaan BBM dan elpiji sesuai dengan stok nasional minimum yang telah digariskan baik oleh BPH Migas maupun Kementerian ESDM. Untuk mengantisipasi Ramadan dan Idulfitri, Satgas telah kami aktifkan sejak 9 Maret dan kami terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM," jelas Taufik.

Dikatakan, Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan layanan energi tetap tersedia bagi masyarakat, termasuk melalui berbagai layanan tambahan di jalur mudik.

"Secara nasional, Pertamina telah menyiapkan infrastruktur penyaluran energi yang cukup besar untuk menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri. Infrastruktur tersebut meliputi 2.420 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi 24 jam, serta 6.300 agen LPG siaga yang tersebar di berbagai daerah. Selain itu, terdapat pula 200 unit mobil tangki yang disiagakan sebagai kantong cadangan suplai BBM, serta layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga di 64 titik", lanjut Taufik.

"Dalam situasi apa pun kami akan merespons untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG ada di masyarakat," pungkas Taufik.

Selama masa libur Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga pun tetap siaga menyiagakan seluruh fasilitas dan layanan utama baik untuk pemenuhan BBM dan LPG untuk masyarakat.

Khusus untuk wilayah Jawa Bagian Barat (Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten), Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan yang tersebar di jalur tol, jalur daerah wisata, dan jalur lintas utama. Layanan tersebut mencakup 427 SPBU beroperasi 24 jam, 2.180 agen LPG siaga,serta 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Sumber : Liputan6.com