Curhat Pemudik Lewat Jalan Lintas Sumatera di Lampung: Seperti Naik Kuda, Bergelombang & Berlubang

17 March 2026, 19:24 WIB
Curhat Pemudik Lewat Jalan Lintas Sumatera di Lampung: Seperti Naik Kuda, Bergelombang & Berlubang

Pemudik yang melintas di Jalan Lintas Sumatera di Lampung mengeluhkan pengalaman tak nyaman mengenai kondisi jalan di jalur tersebut.

Kondisi jalan yang bergelombang, tambalan aspal tidak rata hingga lubang di sejumlah titik membuat perjalanan terasa tidak aman. Bahkan, beberapa pemudik mengaku sensasi berkendara di jalur tersebut seperti sedang menunggang kuda.

Salah satu pemudik, Doni Kurniawan, mengungkapkan keluhannya saat ditemui di Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Selasa (17/3/2026). Ia bersama tiga rekannya menempuh perjalanan sekitar 400 kilometer dari Banten menuju kampung halamannya.

"Parah banget, rasanya seperti naik kuda. Jalannya banyak yang bergelombang, terus tambalan aspalnya juga tebal-tebal," kata Doni, Selasa.

Menurut dia, kondisi jalan yang tidak rata juga sempat membuatnya hampir mengalami kecelakaan. Insiden itu terjadi saat dirinya hendak menyalip kendaraan bus di wilayah Lampung Utara.

"Hampir saja jatuh. Pas mau nyalip bus, karena aspalnya enggak rata jadi motor oleng. Untung masih bisa dikendalikan. Kalau dari arah depan ada kendaraan lain, bisa fatal," jelasnya.

Kondisi Jalan Lintas Sumatera di Lampung

Jalan Tak Mulus

Keluhan serupa disampaikan pemudik lainnya, Popi Wiranto, yang melakukan perjalanan dari Bandar Lampung menuju Baturaja, Sumatera Selatan bersama keluarganya menggunakan minibus.

Ia menyebut, meski perjalanan relatif aman, kenyamanan berkendara tetap terganggu akibat kondisi jalan yang tidak mulus.

"Masih banyak jalan yang bergelombang. Walaupun pakai mobil, tetap terasa enggak nyaman karena tambalannya tebal-tebal," kata Popi.

Selain itu, ia juga menemukan sejumlah titik jalan yang masih berlubang di sepanjang Jalinsum.

Perbaikan Jalan

Popi menilai kondisi jalan tersebut seharusnya bisa lebih baik, mengingat jalur ini merupakan akses utama pemudik lintas provinsi di Pulau Sumatera.

"Lumayan panjang jalan yang bergelombang, dari Bundaran Haji Mena di Lampung Selatan sampai Way Kanan. Memang ada yang sudah dibeton, tapi masih banyak yang perlu diperbaiki," jelasnya.

Ia pun berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan, terutama saat arus mudik Lebaran 2026 berlangsung.

Sumber : Liputan6.com