Pramono Larang Pemudik Ajak Keluarga ke Jakarta dengan Janji Sukses: Tak Semua Orang Bisa 'Bertarung'

17 March 2026, 12:45 WIB
Pramono Larang Pemudik Ajak Keluarga ke Jakarta dengan Janji Sukses: Tak Semua Orang Bisa 'Bertarung'

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta warga yang mudik agar tidak asal mengajak sanak saudara ke Jakarta dengan janji manis setelah Lebaran. Menurutnya, banyak orang tergoda datang ke ibu kota karena iming-iming sukses, padahal realitanya tak semua orang siap bertarung di kerasnya hidup Jakarta.

"Jangan menjanjikan sesuatu yang ngiming-ngimingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta," kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Kendati demikian, dia memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi. Pramono menegaskan, Jakarta terbuka bagi siapa saja. Namun, dia mengharapkan orang-orang yang hendak mengadu nasib ke Jakarta memiliki kemampuan untuk bekerja.

"Karena kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu," ucap Pramono.

Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak kembali ke Jakarta secara serentak usai Lebaran Idulfitri. Imbauan ini untuk mencegah kepadatan arus lalu lintas.

"Kami mengimbau bagi warga yang nanti kembali ke Jakarta, karena ini liburnya panjang, tidak semua kemudian harus bertumpuk di awal," ujarnya, dilansir Antara.

Pramono Lepas Pemudik

Pramono bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melepas keberangkatan 744 unit bus mudik gratis di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo juga melaporkan pelaksanaan mudik gratis pada Senin, 16 Maret 2026, berupa pemberangkatan truk pengangkut sepeda motor sebanyak 388 unit dari terminal Pulo Gadung menuju lima kota tujuan di Pulau Jawa.

Sementara pada Selasa, diberangkatkan peserta mudik gratis menuju 20 kota tujuan yang tersebar di enam provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.

"Jumlah armada yang disiapkan pada layanan mudik dan balik gratis tahun ini sebanyak 744 unit bus, di mana sebanyak 660 bus merupakan anggaran dari APBD dan 83 bus merupakan CSR, BUMD, dan swasta di Jakarta," papar Syafrin.

Lebih lanjut, dia merinci dalam program tersebut, dialokasikan 400 unit bus untuk arus mudik dengan kapasitas penumpang 18.813 penumpang dan arus balik sebanyak 344 bus dengan kapasitas 16.199 penumpang.

Dengan demikian, total jumlah penumpang yang diangkut pada program mudik dan balik gratis tahun ini sebanyak 35.012 orang. Selain keberangkatan bus program Mudik Gratis, dia mengatakan ada pula bantuan dari Baznas Bazis DKI Jakarta berupa enam unit bus bagi penyandang disabilitas.

"Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan perjalanan, seluruh armada yang digunakan dalam program mudik gratis tahun 2026 telah dilakukan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check. Demikian pula dengan pramudi, dilakukan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif," ungkap Syafrin.

Sumber : Liputan6.com