Perjalanan Mudik Lebih Aman dengan Teknologi DSBS II di Suzuki Fronx SGX

15 March 2026, 15:20 WIB
Perjalanan Mudik Lebih Aman dengan Teknologi DSBS II di Suzuki Fronx SGX

Perjalanan mudik sering kali menjadi momen yang dinanti banyak keluarga. Namun di balik antusiasme tersebut, pengemudi juga dihadapkan pada berbagai tantangan di jalan, seperti rasa lelah, kantuk, hingga menurunnya konsentrasi saat berkendara dalam waktu lama.

Kondisi tersebut dapat muncul kapan saja, terutama ketika perjalanan berlangsung berjam-jam atau saat menghadapi kemacetan panjang. Situasi seperti ini tentu berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Untuk membantu meningkatkan keselamatan berkendara, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan teknologi Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) pada model Suzuki Fronx varian SGX. Fitur ini menjadi bagian penting dari rangkaian teknologi keselamatan aktif Suzuki Safety Support yang dirancang sebagai asisten bagi pengemudi di berbagai kondisi jalan.

Kehadiran teknologi keselamatan cerdas menjadi semakin relevan mengingat tingginya angka kecelakaan selama periode mudik. Berdasarkan data Korps Lalu Lintas (Korlantas), arus mudik Lebaran 2025 tercatat mencapai 3.181 kasus kecelakaan di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui fitur DSBS II, Suzuki berharap pengemudi dapat memperoleh bantuan tambahan untuk memitigasi risiko kecelakaan, terutama dalam situasi mendadak seperti kendaraan di depan yang melakukan pengereman tiba-tiba.

Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Yulius Purwanto menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas saat mudik sering kali berubah secara cepat dan tidak terduga.

"Saat mudik, kondisi di jalan sering berubah mendadak, seperti kendaraan di depan yang melakukan pengereman tiba-tiba. Fitur Suzuki Safety Support melalui DSBS II hadir untuk memberi peringatan dan bantuan pengereman otomatis, sehingga pengemudi punya waktu lebih untuk bereaksi dan menghindari tabrakan," ujar Yulius.

Teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx SGX memanfaatkan dua sensor utama yang bekerja secara bersamaan, yaitu Monocular Camera dan Millimeter Wave Radar.

Sinergi kedua perangkat ini memungkinkan sistem untuk terus memantau kondisi jalan di depan kendaraan secara real-time. Selain membaca jarak secara akurat, sistem juga mampu mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki.

Keunggulan lain dari teknologi ini adalah kemampuannya tetap bekerja dalam berbagai kondisi, termasuk saat hujan ataupun ketika berkendara di malam hari.

"Teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx SGX mengintegrasikan dua sensor mutakhir, yaitu Monocular Camera dan Millimeter Wave Radar. Sinergi keduanya memungkinkan sistem untuk memantau kondisi jalan di depan secara kontinu, membaca jarak secara akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki," tambah Yulius.

Tiga Tahapan Perlindungan DSBS II

Sistem keselamatan ini bekerja melalui beberapa tahapan perlindungan yang dirancang untuk membantu pengemudi menghindari potensi tabrakan.

1. Forward Collision Warning

Sistem memberikan peringatan berupa visual dan suara ketika terdeteksi risiko benturan dengan objek di depan. Tujuannya agar pengemudi dapat segera mengambil tindakan.

2. Forward Collision Damage Mitigation Brake Assist

Jika pengemudi mulai melakukan pengereman tetapi dinilai kurang kuat dalam situasi darurat, sistem akan memberikan tambahan tekanan pengereman.

3. Collision Damage Mitigation Braking Function

Apabila risiko tabrakan semakin tinggi, sistem secara otomatis akan mengaktifkan rem guna membantu menghindari benturan atau setidaknya meminimalkan dampak kerusakan.

Cara Memastikan Fitur DSBS II Tetap Aktif

Agar sistem dapat bekerja secara optimal, pengemudi disarankan untuk rutin memastikan status fitur DSBS II melalui panel instrumen kendaraan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

* Periksa indikator: Jika indikator "DSBS II OFF" menyala berwarna kuning atau oranye, berarti sistem sedang dinonaktifkan atau mengalami hambatan fungsi

* Pastikan fitur aktif: Pastikan tombol atau switch DSBS II berada pada posisi ON sesuai panduan kendaraan

* Jaga kebersihan sensor: Area sensor pada grille depan dan kaca depan harus bersih dari kotoran atau penghalang agar deteksi tetap akurat.

Meski demikian, Suzuki menegaskan bahwa DSBS II merupakan fitur bantuan berkendara, bukan pengganti kewaspadaan pengemudi sepenuhnya.

"Mudik aman bukanlah tentang siapa yang tercepat, melainkan siapa yang sampai di tujuan dengan selamat. Kami menghimbau pelanggan untuk mengoptimalkan fitur keselamatan yang ada sebagai asisten berkendara. Selain itu, tetap utamakan fokus, kondisi fisik prima, serta kepatuhan pada aturan lalu lintas demi mewujudkan perjalanan keluarga yang aman dan menyenangkan," tutup Yulius.

Sumber : Liputan6.com