Berbagi di Bulan Ramadan, Sido Muncul Salurkan Bantuan Senilai Rp200 Juta untuk 1.000 Kaum Dhuafa di Kabupaten Semarang
14 March 2026, 11:40 WIB
Ramadan selalu menjadi momentum untuk menebarkan kepedulian dan berbagi kepada sesama. Semangat itulah yang kembali diwujudkan oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) dengan menggelar santunan bagi 1.000 kaum dhuafa di Kabupaten Semarang, pada Kamis (12/3/2026). Melalui kegiatan ini, Sido ingin berbagi kebahagiaan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan suci yang identik dengan semangat berbagi.
Bantuan senilai Rp200 juta secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat kepada para penerima manfaat. Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Selanjutnya, bantuan didistribusikan kepada warga di enam desa dan kelurahan di sekitar pabrik Sido Muncul, yakni Desa Bergas Kidul, Desa Diwak, Kelurahan Ngempon, Kelurahan Karangjati, Kelurahan Muktiharjo Lor, dan Desa Klepu.
Sebanyak 1.000 paket bantuan dibagikan kepada para penerima. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, mie instan, serta wafer. Tidak hanya itu, paket bantuan juga dilengkapi dengan sejumlah produk kesehatan dari Sido Muncul, di antaranya Kuku Bima Energi C1000, RTD Red Berry, Balsam Tolak Angin, dan Susu Jahe. Sebelumnya, Sido Muncul telah menyalurkan bantuannya kepada 1.000 anak yatim di Jakarta.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530571/original/056352600_1773462563-20260312_142426.jpg)
Dalam sambutannya, Irwan Hidayat mengaku bersyukur masih diberi kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat, terlebih di usia yang kini telah menginjak 79 tahun.
"Saya bersyukur sekali di usia saya yang 79 tahun masih bisa memberikan santunan. Bukan saya pribadi, tetapi mewakili seluruh keluarga besar Sido Muncul," ujar Irwan.
Ia juga mengingatkan bahwa nilai sebuah santunan tidak semata dilihat dari jumlah bantuan yang diberikan. Bagi Irwan, makna berbagi justru terletak pada ketulusan hati serta kesediaan seseorang untuk menyisihkan sebagian yang dimilikinya bagi orang lain.
"Nilai santunan itu bukan dari seberapa banyak yang diberikan, tetapi dari seberapa banyak yang ditinggalkan," kata Irwan.
Menurutnya, bantuan yang diberikan masyarakat kepada sesama, meskipun dalam kondisi terbatas, sering kali memiliki nilai yang jauh lebih besar. Karena itu, ia mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga semangat saling membantu di lingkungan sekitar.
Konsisten Santuni Kaum Dhuafa Selama 11 Tahun Beruntun
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530572/original/027543300_1773462564-20260312_143417.jpg)
Irwan menjelaskan, kegiatan santunan bagi kaum dhuafa ini telah menjadi bagian dari program sosial Sido Muncul selama 11 tahun berturut-turut. Program tersebut secara khusus ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar.
"Kami beruntung bisa melaksanakan kegiatan ini sampai 11 tahun berturut-turut. Kalau tidak beruntung, mungkin tidak bisa berjalan selama ini," tuturnya.
Ia menyadari bahwa setiap perusahaan tentu memiliki keterbatasan dalam menjalankan program sosial. Namun selama dilakukan secara konsisten dan tepat sasaran, kontribusi tersebut tetap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Harapan untuk Masyarakat Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Irwan juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Indonesia dapat terus berkembang dan menjalani kehidupan yang lebih sejahtera.
Ia menilai Indonesia sebagai negara yang kaya akan potensi dan peluang.
"Saya berharap masyarakat kita sehat. Saya juga akan selalu ikut mendoakan supaya masyarakat di negeri yang kaya ini kehidupannya semakin maju dan semakin baik," ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih usaha maupun investasi agar masa depan dapat terencana dengan baik.
Lebih jauh, Irwan berharap Sido Muncul dapat terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Saya mohon didoakan agar saya, keluarga saya, dan Sido Muncul dapat terus memberikan kontribusi dan membawa manfaat bagi masyarakat," katanya.
Menjelang Hari Raya Idulfitri, ia pun mengajak masyarakat menjalani Ramadan dengan penuh rasa syukur serta memperkuat semangat saling membantu.
"Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga kita semua bisa merayakan Idul Fitri dengan baik, dengan saling membantu sesama," tutur Irwan.
Bupati Semarang Apresiasi Konsistensi Sosial Sido Muncul
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530575/original/026613700_1773462882-20260312_143927.jpg)
Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi kepedulian sosial Sido Muncul kepada masyarakat.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Irwan Hidayat yang selama ini terus memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Semarang," ujar Ngesti.
Menurutnya, Sido Muncul merupakan perusahaan yang aktif membantu masyarakat melalui berbagai program sosial, mulai dari penanganan stunting, santunan anak yatim, hingga bantuan sosial lainnya.
"Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Tidak hanya santunan untuk kaum dhuafa, tetapi juga berbagai bantuan lain yang telah diberikan kepada warga Kabupaten Semarang," kata dia.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Semarang dan Sido Muncul dapat terus terjalin dengan baik di masa mendatang.
"Harapan kami, kerja sama yang baik ini bisa terus ditingkatkan. Kami juga mendoakan Bapak Irwan Hidayat dan keluarga besar Sido Muncul agar usahanya semakin berkembang dan terus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.
Senyum dan Harapan dari Para Penerima Santunan
Bagi para penerima manfaat, santunan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi penguat harapan.
Di antara para penerima, Ngamiati (80 tahun) tampak tersenyum sumringah saat menerima bantuan. Warga Desa Karangjati tersebut mengaku senang bisa kembali mengikuti kegiatan sosial yang digelar perusahaan jamu nasional itu.
"Alhamdulillah saya mendapat bantuan sembako, makanan, dan bingkisan. Saya terima dengan senang hati," ujar Ngamiati.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530577/original/045521000_1773462883-20260312_153717.jpg)
Ia mengaku sudah beberapa kali menerima bantuan dari kegiatan serupa. "Sudah beberapa kali saya ikut, mungkin sekitar tiga sampai lima kali. Setiap ada kegiatan seperti ini saya merasa sangat terbantu," tuturnya.
Ngamiati pun berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut. "Semoga Sido Muncul semakin maju dan terus membantu masyarakat seperti sekarang ini," ujarnya.
Kisah lain datang dari Sumitarsi (68 tahun) yang untuk pertama kalinya menerima bantuan.
"Ini pertama kali saya ikut dan menerima bantuan. Sebelumnya saya hanya tahu ada kegiatan seperti ini, tapi tidak menyangka bisa mendapatkannya juga," katanya.
Baginya, bantuan tersebut sangat berarti. "Semoga Sido Muncul semakin maju, lancar usahanya, dan tetap bisa membantu orang-orang seperti kami," ujarnya.
Warga Merasa Senang dan Terbantu
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530578/original/006130400_1773462884-20260312_154258.jpg)
Sementara itu, Rian (75 tahun) warga Desa Ngempon yang kini hidup sendiri di usia senja juga mengungkapkan rasa syukurnya. "Istri sudah tidak ada, anak-anak juga sudah punya kehidupan masing-masing," ungkapnya.
Ia mengatakan bantuan sembako sangat membantu kebutuhan sehari-harinya. "Terima kasih banyak kepada Sido Muncul yang sudah membantu kami," kata Rian.
Hal senada disampaikan Heru Sunarto, perwakilan warga RT 03 Desa Bergas Kidul. "Kami merasa gembira dan senang. Warga juga merasa terbantu dengan adanya Sido Muncul di wilayah kami," ujarnya.
Menurutnya, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan perusahaan selama ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Semoga Sido Muncul semakin jaya dan terus mendukung kesehatan masyarakat melalui produk-produk herbalnya," tutur Heru.
(*)