Pesta Raya Ramadan Indosiar Diawali Segmen Salah Kaprah Saat Puasa, Bahas Zikir dan Menunda Berbuka
14 March 2026, 21:25 WIB
Pesta Raya Ramadan Indosiar memasuki hari kedua dengan lokasi di Transera Waterpark Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026) dan disiarkan langsung mulai jam 20.00 WIB. Ben Kasyafani, Gilang Dirga, Ojak, Jirayut, dan Zahra DA7 naik panggung memandu acara. Setelah menyapa warga yang memadati lokasi Pesta Raya Ramadan, Ojak mohon izin silam dari panggung. Rupanya, ia bersiap dengan segmen Salah Kaprah di Bulan Ramadan.
"Saya punya sesuatu nih, kejutan buat para pemirsa, tapi sebentar saya ke sana dulu ya. Izin," ucap Ojak lalu meninggalkan rekan-rekannya di panggung. Sejurus kemudian Gilang Dirga menanyakan perjalanan puasa audiens mengingat Lebaran tinggal hitungan hari.
"Oke, kayaknya mereka mau bikin sesuatu ya? Tapi, sebelum itu luar biasa sekali alhamdulillah hari ini kita bisa kembali lagi. Bagaimana puasanya lancar?" Gilang Dirga menyapa seraya berharap warga belum ada yang mokel. Bintang film Rumah Kentang lantas melantun doa.
"Coba siapa yang sudah berapa kali mokel angkat tangan? Mudah-mudahan kita semua diberi kekuatan, kesehatan, sampai Lebaran ya," ia menyambung. Setelahnya, kamera bergerak ke Ojak yang telah "bertengger" di properti televisi yang menampilkan program Indosiar.
"Wah, warga Bekasi apa kabar? Kita pantun sedikit kali, ya? Haji Sanusi anaknya Haji Sabeni. Tinggalnya di sebelah Haji Sahat. Warga Bekasi apa kabarnya, ni? Semoga semuanya dalam keadaan sehat. Hadirin hadirot yang kagak hadir saya garot," canda Ojak mencairkan suasana.
Berita Ramadan Dari Kampung Sebelah
"Berita Ramadan hari ini berasal dari kampung sebelah. Warga yang katanya semangat ibadahnya, tapi pemahamannya malah nyangkut di DC Cakung," ujar Ojak yang berperan sebagai news anchor Indosiar.
Lalu, kamera mengarah ke peristiwa salah kaprah yang diperankan Lady Rara, Tasya DA7, Jirayut, dan Robby DA7. Lady Rara dan Tasya DA7 tak habis pikir melihat kelakuan Jirayut dan Robby DA7 yang rajin zikir namun tidak berpuasa di bulan Ramadan.
Yang Penting Zikir?
"Tadi aku juga lihat tahu, mereka itu (mengucap) astagfirullah astaghfirullah terus tapi minum es teh dua gelas," cetus Tasya DA2. "Kita ini lebih fokus ke zikir. Karena katanya orang yang berzikir di bulan Ramadan akan diampuni," Jirayut berdalih.
"Betul banget, jadi enggak apa-apa enggak puasa yang penting hati penuh dengan zikir," Robby DA7 menimpali. "Bukan hati doang, perut lo juga penuh tadi gue lihat lo makan bakso, ya?" sahut Tasya DA7 dengan nada sewot.
Memborong Pahala dengan Menunda Berbuka?
"Walaupun abang enggak puasa yang penting zikir abang jalan terus," Robby D7 berkukuh. "Betul, itu yang pastinya supaya dosa kita diampuni. Ayo Bro, lanjut zikir lagi jangan diputus," Jirayut mengajak rekannya. Tak lama setelahnya, muncul salah kaprah kedua.
Kali ini menampilkan konsep "memborong pahala" puasa dengan memperpanjang durasi tidak makan dan minum. Saat waktu berbuka tiba, Andi Syaqirah ogah membatalkan puasa dengan alasan masih kuat. Ia berpikir makin lama durasi puasa, makin banyak pahala didapat.
Dua salah kaprah ini disajikan di atas panggung Pesta Raya Ramadan dengan jenaka hingga membuat banyak penonton tertawa. Tak lama kemudian, ustaz Subki Al-Bughury hadir di panggung untuk meluruskan salah kaprah tersebut.
Lewat segmen ini, Indosiar mengajak pemirsa menjalani puasa sesuai ajaran Islam. Jangan sampai terjebak salah kaprah yang membuat kita terhalang meraih pahala yang dijanjikan Allah. Ustaz Subki Al-Bughury berdakwah secara relaks dan lugas sehingga mudah dipahami.