Pemkab Sukabumi Ungkap Ketersediaan Pangan Asal Hewan Jelang Lebaran 2026

10 March 2026, 17:40 WIB
Pemkab Sukabumi Ungkap Ketersediaan Pangan Asal Hewan Jelang Lebaran 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Peternakan (Disnak) terus memantau terhadap stok dan stabilitas harga komoditas utama di pasar tradisional, khususnya terkait pangan yang berasal dari hewan.

"Alhamdulillah, untuk Kabupaten Sukabumi sampai saat ini stok pangan asal hewan menjelang Idul Fitri dalam posisi aman. Kami terus bergerak melakukan pemantauan intensif mulai dari tingkat peternak hingga pasar, agar masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan di lapangan," kata Kepala Disnak Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, Selasa (10/3/2026).

Menghadapi lonjakan permintaan saat Lebaran, menurut dia, Disnak telah menyiapkan skenario pemotongan hewan yang terukur. Sedikitnya 1.200 ekor sapi telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Asep menekankan bahwa seluruh hewan tersebut wajib diproses melalui jalur resmi untuk memastikan standar kesehatan yang ketat.

"Kami telah menyiapkan sedikitnya 1.200 ekor sapi untuk memenuhi lonjakan permintaan Lebaran. Seluruhnya akan diproses melalui Rumah Potong Hewan (RPH) resmi guna menjamin bahwa daging yang sampai ke tangan masyarakat adalah daging yang higienis, sehat, dan pastinya halal," jelas dia.

Harga Masih Stabil

Terkait harga, pantauan di pasar menunjukkan kondisi yang stabil tanpa lonjakan yang mengkhawatirkan. Saat ini, harga daging sapi masih bertahan di kisaran Rp130.000 hingga Rp135.000 per kilogram.

Menariknya, Kabupaten Sukabumi justru mengalami over supply atau kelebihan pasokan untuk komoditas unggas, khususnya telur ayam.

"Untuk komoditas unggas dan telur, Sukabumi mengalami over supply, sehingga pasokan untuk warga lokal dipastikan sangat mencukupi dengan harga yang tetap terjangkau," jelas dia.

Upaya proaktif ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Pusat guna menjaga stabilitas pangan nasional.

Disnak berkomitmen meningkatkan pembinaan kepada para peternak dan pedagang guna mencegah praktik spekulasi harga yang tidak wajar.

Lebih lanjut, ia berharap ketersediaan yang melimpah ini dapat memberikan ketenangan bagi warga dalam menyambut hari kemenangan.

"Instruksi Pemerintah Pusat jelas: jaga stabilitas harga dan cegah penimbunan. Harapannya, di tahun 2026 ini masyarakat Sukabumi bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang dan menikmati produk pangan asal hewan yang berkualitas hingga hari kemenangan nanti," ungkap dia.

Sumber : Liputan6.com