13 Kue Lebaran Jaman Dulu, Suguhan Tradisional Penuh Nostalgia
16 March 2026, 22:40 WIB
Kue Lebaran jaman dulu selalu menghadirkan nuansa nostalgia, mengingatkan pada kebersamaan keluarga saat Hari Raya. Aroma rempah dan tekstur manis-gurih membuat setiap gigitan terasa hangat dan autentik.
Selain rasanya, kue Lebaran jaman dulu dikenal dengan bentuk sederhana namun tetap menarik, seperti nastar bulat, kastengel panjang, atau putri salju yang ditaburi gula halus. Kesederhanaan inilah yang memberi kesan klasik dan penuh kenangan.
Meski kue modern kini lebih beragam, pesona kue Lebaran jaman dulu tetap bertahan. Nilai budaya dan rasa otentik membuatnya istimewa, menghubungkan masa lalu dengan momen kebersamaan saat ini.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang kue Lebaran jaman dulu, Senin (16/3/2026).
1. Nastar
Nastar adalah kue kering ikonik Lebaran yang namanya berasal dari bahasa Belanda, Ananas Taart, yang berarti tart nanas. Kue ini memiliki isian selai nanas manis-asam dengan tekstur lembut dan aroma harum yang menggoda.
Setiap gigitan memberikan sensasi manis yang pas tanpa membuat lidah cepat enek. Selain itu, nastar menjadi simbol keramahan tuan rumah karena selalu hadir di meja tamu, dan disukai semua usia, dari anak-anak hingga orang dewasa.
2. Kastengel
Kastengel merupakan kue kering mungil gurih yang selalu hadir di momen Lebaran. Terbuat dari campuran keju panggang yang meleleh, kue ini menawarkan rasa asin gurih yang memanjakan lidah.
Tekstur renyahnya berpadu dengan aroma keju yang khas, membuat kastengel disukai banyak kalangan. Kue ini juga merupakan adaptasi dari resep Eropa klasik, yang berhasil dipadukan dengan cita rasa lokal sehingga menjadi favorit setiap rumah di hari raya.
3. Putri Salju
Kue Putri Salju berbentuk bulan sabit atau bulat kecil, diselimuti gula halus seperti salju. Teksturnya lembut dan lumer di mulut, sementara rasa manis dari gula halus memberikan sensasi dingin yang menyegarkan lidah.
Kue ini tidak hanya lezat, tetapi juga menambah estetika meja kue Lebaran karena tampilannya yang putih bersih dan cantik, menghadirkan nuansa klasik dan elegan.
4. Kue Semprit
Kue semprit adalah kue kering klasik yang selalu hadir di setiap Lebaran. Memiliki bentuk yang unik, seringkali menyerupai bunga atau spiral, kue ini juga memiliki aroma harum yang menggoda.
Resepnya sederhana, menggunakan bahan-bahan dasar seperti tepung terigu, gula, dan mentega, tetapi rasanya tetap lezat. Kue semprit menjadi simbol nostalgia dan kehangatan, serta cocok disajikan saat berkumpul bersama keluarga.
5. Kue Sagu Keju
Kue sagu keju menjadi kue wajib yang selalu hadir di meja Ramadhan hingga Lebaran. Terbuat dari tepung sagu, margarin, santan, dan keju parut, kue ini memiliki tekstur renyah di luar namun lembut di dalam, serta rasa gurih yang lumer di mulut.
Kombinasi bahan yang sederhana namun berkualitas membuat sagu keju selalu menjadi favorit banyak orang, dan menghadirkan kenangan masa kecil di setiap gigitan.
6. Kue Bangkit
Kue Bangkit khas Melayu dibuat dari tepung sagu sehingga memiliki tekstur renyah namun lumer di mulut. Nama 'Bangkit' melambangkan harapan dan semangat keluarga yang terus maju, sehingga kue ini sering dijadikan simbol keberkahan saat Lebaran.
Rasa manisnya ringan, dan aromanya lembut, menjadikan kue Bangkit cocok dipadukan dengan teh hangat atau kopi saat berkumpul bersama keluarga.
7. Kue Akar Kelapa
Kue akar kelapa berasal dari Betawi dan memiliki bentuk unik menyerupai akar pohon kelapa. Terbuat dari tepung beras, tepung ketan, santan, gula, telur, dan margarin, kue ini digoreng hingga renyah.
Rasa manis gurih berpadu dengan aroma santan yang khas membuat setiap gigitan terasa memuaskan. Bentuknya yang unik juga menambah daya tarik estetika di meja kue Lebaran.
8. Kue Satu
Kue satu atau satru memiliki tekstur rapuh dan terbuat dari bubuk kacang hijau sangrai yang dicampur gula halus. Kue ini dicetak kecil dan biasanya disantap dalam sekali suap agar tidak pecah, sehingga tetap rapi saat dimakan.
Rasanya manis lembut dengan aroma kacang hijau yang khas, membuat kue satu menjadi salah satu kue klasik yang selalu dinanti pada hari raya.
9. Kembang Goyang
Kue kembang goyang khas Betawi memiliki proses pembuatan unik, digoyang-goyangkan saat digoreng sehingga berbentuk bunga renyah. Terbuat dari tepung beras, telur, santan, dan gula, kue ini memiliki rasa manis gurih yang pas di lidah.
Teksturnya yang renyah dan bentuknya yang cantik membuat kue kembang goyang selalu menjadi primadona di meja Lebaran.
10. Kue Gem (Kue Kancing/Kembang Gula)
Kue gem, atau kue kancing kembang gula, hadir dengan hiasan warna-warni di atasnya. Selalu ada di meja tamu saat Lebaran, kue ini menjadi favorit anak-anak maupun orang dewasa.
Rasa manis yang lembut berpadu dengan tampilan cantik membuat kue gem selalu identik dengan keceriaan hari raya.
11. Kue Untir-Untir (Kue Tambang)
Kue untir-untir atau kue tambang berbentuk pilin seperti tali tambang. Teksturnya renyah kriuk, dengan rasa manis gurih yang dipadu aroma vanili dan margarin khas.
Setiap gigitan membawa nostalgia suasana Lebaran masa kecil. Bentuknya yang unik dan rasa yang lezat menjadikan kue ini sangat disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa.
12. Biji Ketapang
Biji ketapang populer terutama di kalangan masyarakat Betawi. Kue kering ini memiliki tekstur renyah, rasa manis gurih, dan aroma kelapa yang khas.
Kue biji ketapang sering dijadikan camilan wajib saat Lebaran dan hadir dalam toples besar di ruang tamu, selalu siap dinikmati tamu yang datang.
13. Kue Kacang
Kue kacang khas Lebaran terkenal dengan rasa manis gurih yang pas. Dibuat dari kacang tanah yang digiling halus, dicampur gula dan sedikit margarin, lalu dipanggang hingga kering.
Teksturnya renyah namun tetap lumer di mulut, menjadikan kue kacang sebagai salah satu kue favorit klasik yang selalu dicari setiap Lebaran.
Q & A Seputar Topik
Bagaimana sejarah kue Lebaran di Indonesia?
Sejarah kue Lebaran di Indonesia berawal dari masa kolonialisme Belanda, di mana kue-kue kering Eropa seperti 'koekjes' diadaptasi dan dimodifikasi dengan bahan lokal, kemudian menyebar dari kalangan bangsawan ke seluruh lapisan masyarakat.
Apa saja kue Lebaran jaman dulu yang populer?
Beberapa kue Lebaran jaman dulu yang populer dan masih sering dijumpai antara lain Nastar, Kastengel, Putri Salju, Kue Semprit, Kue Sagu Keju, Kue Bangkit, Kue Akar Kelapa, Kue Satu, Kembang Goyang, Kue Untir-Untir, Biji Ketapang, Kue Gem, dan Kue Kacang.
Mengapa kue kering menjadi sajian wajib saat Lebaran?
Kue kering menjadi sajian wajib saat Lebaran karena memiliki nilai historis, simbol kebersamaan, keramahan, dan menjadi media untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan kerabat.