Pilih Menu Sahur yang Tepat agar Kuat Puasa Seharian
03 March 2026, 06:00 WIB
Memilih menu sahur yang tepat itu penting agar terus berenergi hingga maghrib. Tidak tepat jika harus makan sahur dalam porsi banyak bila ingin kuat sampai maghrib.
"Salah jika berpikir makan banyak saat sahur akan tidak merasa lapar di siang hari. Terpenting sat sahur adalah pola makan seimbang dan mengonsumsi makanan yang membuat Anda kenyang lebih lama," jelas ahli gizi Meryem Berrin AK dari Universitas Nisantasi Istanbul dikutip dari Daily Sabah, 3 Maret 2026.
Maka dar itu, jangan lewatkan sahur di bulan Ramadan jika tidak ingin merasa sangat lapar di siang hari.
Saat sahur penting untuk memilih makanan yang mudah dicerna. Seperti makanan yang kaya protein dan vitamin. Seperti susu, telur, keju, timun, tomat kacang-kacangan dan roti gandum utuh bisa jadi pilihan tepat saat sahur.
Tetapi jika Anda ingin sahur cepat, maka semangkuk sup dengan nasi bisa jadi pilihan. Namun, jika Anda ingin membatasi konsumsi gula, maka disarankan untuk makan beberapa kurma.
Hindari mengonsumsi makan gorengan, asin, pedas dan bertepung saat sahur agar tidak dehidrasi.
Menu Buka Puasa
Saat buka puasa. Berrin menyarankan untuk memulai makanan ringan, seperti yoghurt dan salad.
"Setelah beberapa suapan pertama, orang-orang sebaiknya memulai makanan utama setidaknya, 10 menit kemudian, yang bertujuan untuk memberikan waktu bagi tubuh menyesuaikan diri," kata Berrin.
Cara Berbuka Puasa yang Baik
Saat buka puasa sebaiknya makan sayur seperti sup, dan buah yang mengandung banyak cairan untuk memenuhi hidrasi tubuh.
Jika Anda ingin minum kopi maka setidaknya tunggu 45 menit agar tubuh Anda memiliki waktu untuk menyerap vitamin dan mineral yang sudah dikonsumsi.
Setelain itu cara makan saat bulan pusa juga penting untuk diperhatikan, disarankan untuk makan perlahan dan jangan terburu-buru saat berbuka puasa atau sahur.
"Rasa kenyang akan muncul setelah 10 hingga 12 menit, jika Anda makan dengan terburu-buru justru hal tersebut akan membebani sistem pencernaan. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka sebaiknya Anda makan secara perlahan dengan porsi kecil," ujarnya.
Kemudian untuk menjaga sistem pencernaan sehat di bulan Ramadan, yaitu dengan mengonsumsi makanan tinggi serat dan minum air yang cukup. Selain itu, Anda bisa konsumsi buah secara bertahap sebagai cemilan diantara waktu berbuka puasa dan sahur.
Bahaya Puasa Tanpa Sahur
1. Daya Tahan Tubuh Menurun
Bahaya puasa tanpa sahur perlu diwaspadai karena bisa menurunkan sistem imun tubuh, selain itu kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi dengan baik. Sehingga puasa Anda bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti nyeri tenggorokan, diare, flu dan sembelit.
2. Asam Lambung Naik
Asam lambung bisa naik karena makanan saat sahur bisa memperlambat proses pengosongan lambung yang menurunkan risiko asam lambung naik saat berpuasa.
Kunyah makanan perlahan, dan tidak tidur setelah makan, sebaiknya tidak Anda lakukan untuk menghindari naiknya asam lambung.
3. Kebutuhan Energi Tidak Tercukupi
Jika Anda tidak sahur maka tubuh akan mudah lemas dan lelah karena kekurangan bahan bakar energi dan kekurangan cairan. Jika Anda tidak sahur gula darah akan menurun dengan cepet, dan bisa menimbulkan rasa pusing dan mual.