Israel Serang Iran, Harga Emas Bisa Tembus USD 6.000
28 February 2026, 21:30 WIB
Harga emas dunia pada Maret diperkirakan bisa menembus USD 6.000 per troy ounce jika konflik Timur Tengah terus memanas. Seperti diketahui, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan bahwa negaranya telah melancarkan serangan pre-emptif terhadap Iran.
Analis komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan, kombinasi faktor geopolitik dan moneter mendorong lonjakan tajam logam mulia. Eskalasi perang di Timur Tengah menjadi pemicu utama.
Serangan antara Israel dan Iran yang turut melibatkan kepentingan Amerika Serikat dinilai meningkatkan ketidakpastian global dan mendorong investor mencari aset safe haven seperti emas.
"Kalau perang ini masih terus bercamuk, kemungkinan besar level USD 6.000 per troy ounce bisa tercapai di bulan Maret," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Selain faktor geopolitik, ketegangan perang dagang juga menjadi sentimen penguat. Mantan Presiden AS, Donald Trump, disebut masih berencana menerapkan tarif impor 15% kepada negara mitra dagang. Kebijakan ini dinilai berpotensi memicu ketidakpastian baru di pasar global.
Kebijakan Suku Bunga
Di sisi lain, arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, juga menjadi perhatian. Ibrahim menilai peluang penurunan suku bunga pada 2026 masih terbuka, terutama setelah kepemimpinan Jerome Powell berakhir dan digantikan figur baru.
Ia menyinggung nama Kevin Warsh sebagai kandidat yang berpotensi mendorong pelonggaran moneter lebih agresif. "Kalau suku bunga diturunkan lebih banyak, emas akan kembali naik karena dolar melemah dan likuiditas bertambah," jelasnya.
Dalam jangka pendek, Ibrahim memprediksi harga emas dunia bisa mengalami lonjakan awal (gap up) ke level USD 5.500 per troy ounce. Jika konflik berlanjut dan suku bunga turun, kenaikan lanjutan menuju USD 6.000 sangat terbuka.
Dampaknya juga terasa di dalam negeri. Pelemahan nilai tukar rupiah yang berpotensi mendekati Rp 17.000 per dolar AS akan memperkuat kenaikan harga emas batangan. Ia memperkirakan harga logam mulia bisa menembus Rp 3.500.000 per gram pada Maret.
"Fundamental inilah yang mempengaruhi harga emas dunia maupun logam mulia. Kombinasi perang, perang dagang, dan kebijakan suku bunga akan membuat harga emas terus naik," tegas Ibrahim.
Media Iran: Serangan AS-Israel Hantam Sekolah, 40 Anak Tewas
Sebelumnya, jumlah korban tewas akibat serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) di sebuah sekolah putri di wilayah selatan Iran pada Sabtu (28/2/2026) dilaporkan sedikitnya 40 orang. Informasi tersebut disampaikan oleh kantor berita pemerintah Iran, IRNA, seperti dikutip Associated Press.
Mengutip laporan Middle East Eye, serangan itu menghantam Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh yang terletak di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Selain menewaskan sedikitnya 40 orang, serangan juga menyebabkan setidaknya 45 orang lainnya mengalami luka-luka.
Hingga saat ini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai identitas para korban maupun kondisi terkini para korban luka. Pihak berwenang setempat juga belum mengungkapkan waktu pasti terjadinya serangan tersebut.
Kota Minab diketahui memiliki pangkalan milik Garda Revolusi Iran, pasukan paramiliter yang berperan penting dalam sistem pertahanan negara tersebut. Namun, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan apakah keberadaan pangkalan tersebut berkaitan langsung dengan serangan yang terjadi di sekolah putri itu.
Serangan Balasan Iran
Sementara itu, baik pemerintah AS maupun Israel belum memberikan keterangan atau rincian resmi terkait operasi militer mereka.
Dalam perkembangan terpisah, serpihan dari serangan balasan rudal Iran ke ibu kota Uni Emirat Arab dilaporkan menewaskan satu orang pada Sabtu. Informasi itu disampaikan oleh kantor berita negara Uni Emirat Arab, WAM.
Korban jiwa tersebut merupakan yang pertama diketahui dalam serangan balasan Iran.
Belum ada informasi tambahan mengenai lokasi spesifik di ibu kota Uni Emirat Arab yang terdampak serpihan rudal tersebut maupun identitas korban. Pihak berwenang setempat juga belum mengumumkan jumlah korban luka dalam insiden tersebut.