Itikaf Tanggal Berapa 2026? Simak Jadwal dan Panduan Lengkap 10 Malam Terakhir Ramadan
28 February 2026, 21:00 WIB
I'tikaf adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim, terutama pada bulan Ramadan. Ibadah ini memiliki makna mendalam dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat spiritualitas. Pada tahun 2026, umat Islam di seluruh dunia akan melaksanakan I'tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan, namun tanggal pelaksanaannya dapat berbeda tergantung pada penetapan awal bulan Ramadan.
Pada tahun 2026, terdapat dua penetapan awal Ramadan yang berbeda antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) serta Muhammadiyah. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk mengetahui dengan jelas kapan I'tikaf akan dilaksanakan agar dapat mempersiapkan diri dengan baik. Berikut adalah informasi lengkap mengenai I'tikaf tanggal berapa 2026 dan bagaimana umat Muslim dapat mempersiapkan diri untuk ibadah ini.
Pengertian I'tikaf
I'tikaf secara bahasa berarti berdiam diri atau menetap, sedangkan dalam istilah syariat, I'tikaf adalah ibadah sunah yang dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selama melaksanakan I'tikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti salat sunah, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa, serta mengurangi aktivitas yang bersifat duniawi.
Fokus utama dari I'tikaf adalah memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dengan berdiam diri di masjid, seorang Muslim dapat lebih khusyuk dalam beribadah dan menjauhkan diri dari gangguan dunia. I'tikaf juga merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Dalam pelaksanaannya, I'tikaf tidak hanya sekadar berdiam di masjid, tetapi juga melibatkan niat yang tulus untuk beribadah kepada Allah. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memahami makna dan tujuan dari I'tikaf agar dapat melaksanakannya dengan sepenuh hati.
Waktu Pelaksanaan I'tikaf 2026
I'tikaf paling utama dilaksanakan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Untuk tahun 2026, terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan antara pemerintah/NU dan Muhammadiyah, sehingga jadwal sepuluh malam terakhir Ramadan juga berbeda.
Menurut pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU):
- 1 Ramadan 1447 H: 19 Februari 2026
- Sepuluh malam terakhir Ramadan: 10--19 Maret 2026
Menurut Muhammadiyah:
- 1 Ramadan 1447 H: 18 Februari 2026
- Sepuluh malam terakhir Ramadan: 9--18 Maret 2026
Perbedaan ini penting untuk diperhatikan agar umat Muslim dapat merencanakan I'tikaf dengan tepat. Waktu itikaf menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh selama bulan suci Ramadan.
Kapan I'tikaf Dimulai?
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai kapan waktu I'tikaf dimulai. Pendapat terkuat menyatakan bahwa I'tikaf dimulai pada malam hari ke-21 Ramadan, bukan pada waktu subuh hari ke-21. Ini berarti niat I'tikaf dilakukan pada awal malam setelah magrib, karena sepuluh malam terakhir dimulai dari tenggelamnya matahari pada hari ke-20 Ramadan.
Namun, sebagian ulama berpendapat bahwa I'tikaf dimulai pada waktu subuh hari ke-21, berdalil dengan hadis Aisyah yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW salat fajar kemudian memasuki tempat I'tikafnya. Meskipun demikian, jumhur ulama menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menyendiri pada waktu subuh, sedangkan niat I'tikaf sudah dilakukan sejak awal malam.
Oleh karena itu, disyariatkan untuk masuk tempat I'tikaf sebelum terbenam matahari pada hari ke-20 Ramadan. Dengan memahami waktu yang tepat untuk memulai I'tikaf, umat Muslim dapat lebih fokus dalam beribadah dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Ketentuan Umum I'tikaf
Dalam pelaksanaan I'tikaf, terdapat beberapa ketentuan umum yang perlu diperhatikan. Pertama, I'tikaf tidak sah kecuali di masjid, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah: 187. Nabi Muhammad SAW juga tidak melaksanakan I'tikaf kecuali di masjid, sehingga penting bagi umat Muslim untuk memilih masjid yang tepat untuk beribadah.
Kedua, pelaksanaan I'tikaf diawali dengan niat untuk berdiam diri di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah SWT. Bacaan niat I'tikaf adalah:
" "
Arab Latin: "Nawaitu al-'itikfa f hdh al-masjidi sunnatan lillhi ta'l"
Artinya: "Aku berniat I'tikaf di masjid ini sebagai sunah karena Allah Ta'ala."
Niat yang tulus sangat penting agar ibadah I'tikaf dapat diterima oleh Allah SWT.
Ketiga, mengenai waktu minimal I'tikaf, ulama berselisih pendapat. Beberapa ulama berpendapat bahwa minimal waktu I'tikaf adalah sehari atau semalam, sementara pendapat yang mendekati kebenaran adalah bahwa waktu minimal I'tikaf adalah sehari atau semalam, karena tidak ada riwayat dari Nabi SAW atau sahabat yang I'tikaf kurang dari itu.
Oleh karena itu, umat Muslim disarankan untuk melaksanakan I'tikaf setidaknya selama satu malam untuk mendapatkan keberkahan dari ibadah ini. Simak semua informasi Ramadan 2026 di https://ramadan.liputan6.com/
Persiapan untuk I'tikaf
Menjelang pelaksanaan I'tikaf, umat Muslim perlu mempersiapkan diri dengan baik agar ibadah ini dapat berjalan lancar. Pertama, penting untuk membersihkan diri dan menyiapkan perlengkapan yang diperlukan selama I'tikaf, seperti sajadah, Al-Qur'an, dan buku-buku agama. Persiapan ini akan membantu menciptakan suasana yang kondusif untuk beribadah.
Kedua, umat Muslim juga disarankan untuk menyusun jadwal ibadah selama I'tikaf. Hal ini termasuk menentukan waktu untuk salat sunah, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa. Dengan memiliki jadwal yang jelas, umat Muslim dapat lebih fokus dalam beribadah dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
Ketiga, menjaga kesehatan juga merupakan hal yang penting selama I'tikaf. Umat Muslim disarankan untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup agar tetap fit selama menjalankan ibadah. Selain itu, memperkuat silaturahmi dengan keluarga dan komunitas juga penting untuk menciptakan suasana yang harmonis menjelang bulan suci Ramadan.
Pertanyaan dan Jawaban
Apa itu I'tikaf?
I'tikaf adalah ibadah sunah dengan cara berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kapan I'tikaf dilaksanakan pada tahun 2026?
I'tikaf dilaksanakan pada sepuluh malam terakhir Ramadan, yaitu antara 10 Maret hingga 19 Maret 2026 atau 9 Maret hingga 18 Maret 2026.
Apa syarat sah I'tikaf?
I'tikaf sah dilakukan di masjid dan diawali dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT.
Berapa lama minimal I'tikaf?
Minimal I'tikaf adalah sehari atau semalam, sesuai pendapat mayoritas ulama.