PT KAI: 231 Ribu Tiket KA Lebaran Daop 6 Yogyakarta Terjual, H+3 Jadi Tanggal Terpadat
26 February 2026, 15:45 WIB
PT KAI atau PT Kereta Api Indonesia melalui KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026.
Memasuki minggu kedua Ramadan, sebanyak 231.357 tiket kereta api jarak jauh telah terjual atau setara 44 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, Daop 6 Yogyakarta menyediakan 525.350 tempat duduk untuk kereta api jarak jauh dengan keberangkatan awal dari wilayahnya. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI juga mengoperasikan 12 kereta tambahan, terdiri dari 10 KA Jarak Jauh Tambahan dan 2 KA Motoris (Motis).
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengungkapkan, tren pemesanan terus bergerak naik, terutama menjelang puncak arus mudik dan arus balik.
"Hingga 26 Februari 2026 pukul 12.00 WIB, jumlah tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 231.357 tiket atau 44 persen dari total kapasitas yang telah disediakan," ujar Feni.
Puncak Arus Balik Sudah Terisi Penuh
Berdasarkan data sementara, lonjakan tertinggi terjadi pada H+3 Lebaran atau Selasa, 24 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, tiket yang terjual mencapai 21.217 kursi dalam satu hari, bahkan mencatat okupansi 101 persen. Sehari sebelumnya, 23 Maret 2026, okupansi telah menyentuh 100 persen dengan 19.954 tiket terjual.
Tak hanya itu, 25 Maret juga menunjukkan angka tinggi dengan 19.688 tiket terjual atau okupansi 94 persen. Kondisi ini menunjukkan arus balik diprediksi menjadi momentum paling padat selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.
Sementara itu, periode awal keberangkatan pada 11--16 Maret masih relatif landai dengan tingkat okupansi antara 13 hingga 28 persen. Namun tren mulai meningkat signifikan memasuki 22 Maret dengan okupansi mencapai 66 persen.