Aksi Heroik Polisi Gendong Pelajar SD Seberangi Lahar Dingin Semeru

26 February 2026, 14:29 WIB
Aksi Heroik Polisi Gendong Pelajar SD Seberangi Lahar Dingin Semeru

Semangat menuntut ilmu para siswa SDN 03 Jugosari Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang tidak surut meski maut mengintai di aliran Sungai Regoyo. Di tengah derasnya terjangan lahar dingin Gunung Semeru, sejumlah personel Polsek Candipuro turun tangan, bahkan rela basah kuyup menggendong para pelajar demi memastikan mereka sampai di sekolah dengan selamat.

Aksi heroik ini dilakukan sebagai respons cepat kepolisian menyusul insiden memilukan pada Senin (23/2/2026), saat seorang siswi dan ayahnya sempat terseret arus banjir lahar di lokasi yang sama. Tidak ingin tragedi serupa terulang, Polres Lumajang menyiagakan personel di titik-titik rawan.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto mengungkapkan, tiga personel Polsek Candipuro bergantian menggendong pelajar asal Dusun Sumberlangsep membelah arus sungai yang meluap. Selain pelajar, polisi juga menuntun warga yang berjalan kaki serta bahu-membahu mendorong sepeda motor yang nekat melintas agar tidak tergelincir.

Sungai Regoyo menjadi jalur utama bagi warga Desa Jugosari. Tinggi curah hujan di kawasan hulu membuat debit air sering naik secara mendadak, mengubah jalanan menjadi jalur aliran lahar yang berbahaya.

"Kejadian terseretnya bocah SD beberapa waktu lalu menjadi perhatian serius kami. Anggota diterjunkan untuk memastikan tidak ada lagi nyawa yang terancam hanya karena ingin berangkat sekolah," tegas Suprapto, Kamis (26/2/2026).

Hingga saat ini, intensitas hujan di puncak Semeru masih tinggi, yang berarti ancaman banjir lahar susulan bisa datang kapan saja. Kehadiran polisi di lokasi bukan sekedar membantu menyeberang, melainkan juga memberikan edukasi dan peringatan dini kepada warga tetap waspada terhadap perubahan debit air.

Sumber : Liputan6.com