INPP Beri Corporate Guarantee dan Gadai Saham atas Kredit Anak Usaha ke BCA

17 February 2026, 11:07 WIB
INPP Beri Corporate Guarantee dan Gadai Saham atas Kredit Anak Usaha ke BCA

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) melaporkan transaksi afiliasi berupa pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) dan gadai saham sehubungan dengan fasilitas kredit yang diperoleh entitas anak, PT Mitra Gemilang Mahacipta (MGM), dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/2/2026), transaksi tersebut dilaksanakan pada 13 Februari 2026 dan merupakan bagian dari pemenuhan ketentuan POJK 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Adapun fasilitas kredit yang diperoleh MGM dari BCA terdiri atas Kredit Investasi sebesar Rp 255 miliar dan Kredit Lokal sebesar Rp 10 miliar. Sehubungan dengan fasilitas tersebut, INPP memberikan jaminan hutang berupa corporate guarantee dengan nilai proporsional sesuai persentase kepemilikan saham Perseroan di MGM.

Selain itu, INPP juga menggadaikan sebanyak 13.888 lembar saham yang dimilikinya di MGM sebagai bagian dari persyaratan kredit.

Manajemen menjelaskan, transaksi tersebut hanya dapat dilakukan oleh Perseroan karena menjadi persyaratan dari BCA agar INPP memberikan corporate guarantee dan gadai saham atas fasilitas kredit yang diterima MGM. Pemberian fasilitas kredit tersebut disebut akan membantu pengembangan usaha MGM.

Dari sisi hubungan afiliasi, INPP tercatat sebagai pemegang 55% saham MGM. Selain hubungan kepemilikan, terdapat kesamaan pengurus di kedua perusahaan, di mana Presiden Direktur INPP, Anthony Prabowo Susilo, juga menjabat sebagai Komisaris di MGM, dan Direktur INPP Surina juga menjabat sebagai Direktur di MGM.

Dewan Komisaris dan Direksi INPP menyatakan bahwa transaksi pemberian corporate guarantee merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020, tidak mengandung benturan kepentingan, serta bukan merupakan transaksi material sesuai POJK 17/2020. Manajemen juga menyatakan seluruh informasi material telah diungkapkan dan tidak menyesatkan.

INPP Targetkan Recurring Income di Atas 75% pada 2026

INPP Targetkan Recurring Income di Atas 75% pada 2026

Sebelumnya, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia, perusahaan yang bergerak di sektor perhotelan, komersial, dan penjualan properti dengan sejumlah aset ikonik, terus memperkuat ketahanan kinerja melalui transformasi portofolio.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan untuk mendorong kontribusi recurring income hingga 75% dari total pendapatan konsolidasi pada 2026.

Fokus strategi tersebut diarahkan pada pembentukan struktur pendapatan yang kuat secara fundamental (structurally resilient revenue mix), yang ditopang oleh aset-aset penghasil pendapatan di segmen perhotelan dan komersial. Komposisi portofolio ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas arus kas sekaligus menjaga stabilitas kinerja keuangan Perseroan.

"Paradise Indonesia terus memperkuat struktur pendapatan dengan menjaga porsi recurring income di kisaran 70%, seiring pengembangan aset yang dilakukan secara konsisten. Kami memiliki pendekatan yang tidak hanya sebagai pemilik properti, tetapi juga aktif sebagai pengembang yang menciptakan experience value dari properti ikonik milik kami," ujar CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (15/2/2026).

Arah Strategis Perseroan

Arah Strategis Perseroan

Arah strategis tersebut menjadi dasar bagi Perseroan dalam mendorong kinerja sepanjang 2026. Pada 2025, Paradise Indonesia menyelesaikan pengembangan Antasari Place Apartment, aset strategis yang berlokasi di Jakarta Selatan, dengan menghadirkan serviced apartment Citadines Antasari Jakarta dalam satu kawasan.

Selain itu, Perseroan juga melakukan perluasan area di pusat perbelanjaan 23 Paskal, Bandung. Inisiatif ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan profitabilitas serta kualitas imbal hasil portofolio.

Target Pertumbuhan Pendapatan

Memasuki 2026, Paradise Indonesia menargetkan pertumbuhan pendapatan konsolidasi di kisaran 5--10%. Target tersebut ditopang oleh berlanjutnya monetisasi unit residensial Antasari Place Tower 1 serta tambahan kontribusi arus kas dari 23 Semarang Shopping Center yang dijadwalkan mulai beroperasi pada semester pertama tahun ini.

Di sisi lain, Perseroan juga berencana mengembangkan konsep properti low-density lifestyle di Balikpapan sebagai upaya diversifikasi ke segmen baru. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis Paradise Indonesia yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.

Selain optimalisasi aset yang telah beroperasi, Perseroan secara konsisten menjalankan strategi ekspansi pasar secara terukur dan selektif. Setiap pengembangan proyek dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar serta dinamika dan tren industri, sebagai upaya menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi Perseroan.

Sumber : Liputan6.com