Direktur BCA Beli 618.958 Saham BBCA, Nilainya Segini

25 March 2026, 18:09 WIB
Direktur BCA Beli 618.958 Saham BBCA, Nilainya Segini

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Subur Tan atau Tan Ho Hien menambah kepemilikan saham di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui transaksi pembelian di pasar. Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Rabu (25/3/2026) aksi korporasi ini dilakukan pada 25 Maret 2026 dengan tujuan investasi jangka panjang, mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek kinerja perseroan ke depan.

Dalam transaksi tersebut, Subur Tan membeli sebanyak 618.958 saham BBCA dengan harga Rp 6.982 per saham. Dengan demikian, total nilai pembelian saham ini mencapai sekitar Rp 4,32 miliar.

Setelah transaksi, jumlah kepemilikan sahamnya meningkat dari 11.169.044 saham menjadi 11.788.002 saham. Kenaikan ini turut mendongkrak porsi hak suara dari sebelumnya 0,009% menjadi 0,01%.

Manajemen menyampaikan, tujuan transaksi ini adalah untuk investasi jangka panjang. Hal ini mengindikasikan optimisme terhadap pertumbuhan kinerja BBCA di masa mendatang. Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BBCA dikenal memiliki kinerja keuangan yang solid serta konsistensi dalam mencetak laba.

Faktor tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi investor, termasuk dari internal perseroan. Dengan tambahan kepemilikan ini, posisi Subur Tan sebagai salah satu pemegang saham individu di BBCA semakin menguat, meskipun porsinya masih tergolong kecil dibandingkan total saham beredar. Langkah ini juga sejalan dengan tren di mana manajemen perusahaan publik meningkatkan kepemilikan saham sebagai bentuk alignment dengan kepentingan pemegang saham lainnya.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 25 Maret 2026, harga saham BBCA naik 1,85% ke posisi Rp 6.900 per saham. Harga saham BBCA dibuka turun 100 poin ke posisi Rp 6.675 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 6.775 per saham. Saham BBCA berada di level tertinggi Rp 6.925 dan level terendah Rp 6.675 per saham. Total frekuensi perdagangan 54.241 kali dan volume perdagangan saham 3.237.751 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 2,2 triliun.

BCA Tebar Dividen Final Rp 281 per Saham, Cek Jadwalnya

BCA Tebar Dividen Final Rp 281 per Saham, Cek Jadwalnya

Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau disebut BCA akan membagikan dividen sebesar Rp 336 per saham untuk tahun buku 2025. Dengan demikian, perseroan akan membagikan dividen final Rp 281. Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp 55 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (14/3/2026), nilai pembagian dividen final itu sebesar Rp 34,52 triliun. Adapun PT Bank Central Asia Tbk membagikan dividen 2025 sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2026. Perseroan membagikan dividen dengan pertimbangan data keuangan per 31 Desember 2025.

Perseroan mencatat laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 57,53 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 258,92 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 281,68 triliun.

Selain itu, sesuai keputusan RUPST, Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (Buyback) sejak disetujuinya rencana Buyback oleh RUPST 2026 hingga 12 bulan sejak disetujuinya rencana Buyback oleh RUPST 2026. Oleh karena itu, realisasi jumlah saham yang akan mendapatkan dividen tunai dapat lebih rendah sesuai dengan akumulasi Buyback sampai dengan tanggal pencatatan (record date) pembagian dividen tunai.

Seiring pembagian dividen, berikut jadwal pembagian dividen perseroan untuk tahun buku 2025:

  • Tanggal efektif pada 13 Maret 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 27 Maret 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 30 Maret 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 31 Maret 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 1 April 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 31 Maret 2026 waktu 16:00.
  • Tanggal pembayaran dividen pada 8 April 2026

Sumber : Liputan6.com