Kim Jong Un Resmikan Hunian Baru bagi Keluarga Tentara Korea Utara yang Gugur Mendukung Rusia

16 February 2026, 17:34 WIB
Kim Jong Un Resmikan Hunian Baru bagi Keluarga Tentara Korea Utara yang Gugur Mendukung Rusia

Kim Jong Un memuji pembangunan sebuah distrik perumahan baru di Pyongyang yang diperuntukkan bagi keluarga para tentara Korea Utara yang tewas saat bertempur bersama pasukan Rusia di Ukraina. Hal tersebut dilaporkan media pemerintah Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Senin (16/2/2026), disertai foto-foto yang memperlihatkan Kim didampingi putrinya.

Menurut laporan tersebut seperti dikutip dari laporan CNA, Korea Utara telah mengerahkan ribuan pasukan untuk bertempur membantu Rusia, sebagaimana diungkap badan intelijen Korea Selatan dan negara-negara Barat. Pemerintah di Seoul memperkirakan sekitar 2.000 tentara Korea Utara telah tewas dalam konflik tersebut.

Sebagai imbalannya, para analis menyebut Korea Utara menerima bantuan finansial, teknologi militer, serta pasokan pangan dan energi dari Rusia.

Dalam pidato yang dirilis KCNA, Kim menyatakan bahwa pembangunan itu dilakukan atas "keinginan kuat tanah air kita yang berharap agar putra-putranya yang unggul, yang telah membela hal paling suci dengan mengorbankan hal paling berharga milik mereka, dapat hidup selamanya dalam ingatan bangsa."

Laporan pada Senin itu tidak secara langsung menyebut Rusia. Namun, pekan lalu Kim berjanji akan tanpa syarat mendukung seluruh kebijakan dan keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pidatonya, Kim juga mengatakan, "Sebelum kematian mereka, para martir heroik pasti telah membayangkan keluarga tercinta mereka hidup di negara yang terus makmur."

"Langkah Politik"

"Langkah Politik"

Foto-foto yang dirilis KCNA menunjukkan Kim meninjau rumah-rumah baru yang dibangun di Jalan Saeppyol bersama putrinya, Ju Ae, yang secara luas dipandang sebagai calon penerusnya.

Salah satu foto memperlihatkan Kim berbicara dengan keluarga seorang tentara yang gugur di atas sebuah sofa, sementara Ju Ae berdiri di belakang mereka. Foto lainnya menunjukkan keluarga-keluarga tersebut memeriksa fasilitas dan utilitas di apartemen baru mereka.

Peresmian jalan tersebut dilakukan menjelang acara politik terbesar di Pyongyang, yakni kongres partai, yang dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini, meskipun tanggal pastinya belum diumumkan.

Perhatian publik kini tertuju pada arah kebijakan luar negeri dan dalam negeri apa yang akan diumumkan Kim untuk menentukan langkah negara ke depan, serta apakah Ju Ae akan diberikan jabatan resmi dalam partai.

Hong Min, analis dari Korea Institute for National Unification, mengatakan kepada AFP bahwa waktu peresmian jalan itu merupakan langkah politik yang sangat diperhitungkan untuk membenarkan pengerahan tentaranya menjelang kongres partai.

"Hal ini memvisualisasikan negara yang memberikan kompensasi konkret kepada keluarga tentara yang gugur ... sebagai simbol yang dipamerkan," ujarnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara semakin gencar melakukan propaganda untuk mengagungkan pasukan yang dikerahkan mendukung perang Rusia melawan Ukraina.

Sumber : Liputan6.com