Setnov dan Bahlil Muncul di DPR, Hadiri Perayaan HUT Ke-58 Fraksi Golkar

13 February 2026, 15:30 WIB
Setnov dan Bahlil Muncul di DPR, Hadiri Perayaan HUT Ke-58 Fraksi Golkar

Setya Novanto (Setnov), Mantan Ketua DPR RI menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Fraksi Golkar DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Kehadiran Setnov di DPR adalah yang pertama sejak ia bebas dari penjara beberapa waktu lalu. Setnov mengikuti prosesi pemotongan tumpeng bersama Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Fraksi Golkar DPR RI Sarmuji.

Membuka acara syukuran, Bahlil menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia Fraksi Golkar.

"Ketua fraksi dan seluruh anggota fraksi, para senior-senior, mantan-mantan ketua fraksi yang mohon maaf tidak saya sebutkan satu per satu. Saya dalam kesempatan yang berbahagia ini mengucapkan selamat HUT Fraksi yang ke-58. Semoga Fraksi Golkar terus terdepan dan memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan bangsa dan negara," ujar Bahlil.

Bahlil juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri acara tersebut sampai tuntas lantaran ada agenda bersama Presiden.

"Yang kedua, saya mohon maaf tidak bisa lama karena saya harus mendampingi Bapak Presiden. Ada Outlook Ekonomi di Danantara. Beliau tiba jam 2 kurang 10. Beliau narasumber, keynote speaker pertama, habis itu Pak Ketum Golkar senior, Pak Airlangga, habis itu saya. Jadi saya nanti dipecat di sana," kata dia.

"Jadi saya mohon maaf sekali lagi, tidak bisa lama karena sudah waktu saya harus pergi dan saya ucapkan selamat sekali lagi HUT Fraksi Golkar. Sukses selalu dan salam kompak," lanjut Bahlil.

Diketahui, Setya Novanto bebas dari Lapas Sukamiskin, Bandung, setelah memperoleh program pembebasan bersyarat pada 16 Agustus 2025 lalu.

Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Jangan Serang Kebijakan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Jangan Serang Kebijakan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji mengingatkan kader dan anggota fraksi Golkar DPR untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kader Golkar juga diminta tak menyerang kebijakan pemerintah.

Pesan itu disampaikan sebagai bagian dari fatsun politik dan konsekuensi masuk partai koalisi pemerintah.

"Jangan pernah menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah," kata Sarmuji pada acara HUT 58 Fraksi Golkar, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Sarmuji menegaskan, fraksi Golkar harus mendukung program pemerintah. Termasuk agenda Asta Cita. Sekjen Golkar juga mendorong koalisi yang ada saat ini menjadi koalisi permanen.

Selain itu, Sarmuji mengingatkan anggota Fraksi untuk menjaga komunikasi internal dan tidak saling menyerang sesama anggota koalisi. Termasuk para menteri dari internal partai.

"Kita punya banyak menteri dan wakil menteri. Kalau ada hal-hal yang perlu dibicarakan di antara kawan sendiri, tolong kasih masukan sebelum rapat dimulai. Jangan sampai jeruk makan jeruk," ucap Sarmuji.

Partai Golkar akan terus mendukung kebijakan negara. Termasuk program makan bergizi gratis.

"Tugas kita adalah menyempurnakan melalui masukan-masukan kepada menteri terkait dan memberikan kontribusi bagi penyempurnaan konsep makan bergizi gratis," tegas Sarmuji.

Infografis Peran Setya di Kasus E-KTP (Liputan6.com/Triyasni)
Sumber : Liputan6.com