Tangsel Percepat Pembangunan Infrastruktur Pendidikan, Sekolah Kini Tanpa Kelas Siang
11 February 2026, 15:11 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan terus melakukan perbaikan dan pembangunan ulang gedung sekolah di berbagai wilayah.
Program tersebut dijalankan di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan.
Upaya peningkatan infrastruktur pendidikan itu mendapat apresiasi dari kalangan guru. Salah satunya disampaikan Ade, guru SDN Babakan 01 Kecamatan Setu, yang menilai komitmen Pemkot Tangsel dalam membenahi sarana pendidikan berdampak langsung pada kenyamanan belajar siswa.
"Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, Pemkot Tangsel semoga makin banyak sekolah-sekolah yang terus dibangun seperti SDN Babakan 01. Pendidikan itu jadi prioritas di setiap kota, dengan kelas yang nyaman, bangunan yang nyaman itu anak-anak jadi senang ke sekolah. Tidak ada lagi masuk siang, karena itu kasian, anak-anak lebih ekstra sebab waktunya istirahat jadi harus belajar," ujar Ade dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2/2026).
SDN Babakan 01 menjadi salah satu sekolah yang telah direnovasi. Kini sekolah tersebut memiliki total 24 ruang kelas sehingga tidak lagi menerapkan sistem belajar siang.
"Alhamdulillah ya dari Dinas Pendidikan dan Dinas Cipta Karya sekarang jadi 24 kelas. Dan tidak ada lagi yang masuk siang, sudah pagi semua karena rombel kelasnya memenuhi," katanya.
Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Selain penambahan ruang kelas, fasilitas lain yang ditingkatkan meliputi laboratorium, perpustakaan, ruang guru dan kepala sekolah, serta revitalisasi lapangan.
"Dulu lapangan kecil, posisinya tidak jelas juga, gak rata. Jadi sekarang untuk ukuran lapangannya luas. Bisa dimanfaatkan futsal, voli, basket, lebih besar lagi luasnya," tambah Ade.
Pemkot Tangsel menyatakan pembangunan dan revitalisasi sekolah menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta kenyamanan belajar siswa di wilayah tersebut.