Kala Pelataran Candi Borobudur Disulap Jadi Runway Koleksi Raya Sepanjang 125 Meter

26 January 2026, 18:00 WIB
Kala Pelataran Candi Borobudur Disulap Jadi Runway Koleksi Raya Sepanjang 125 Meter

Kemegahan Candi Borobudur menjadi latar ciamik untuk peragaan busana bertajuk Modinity Fashion Parade (MFP) 2026. Halaman candi yang berada di ruang terbuka disulap menjadi runway koleksi raya sepanjang hampir 1.000 meter.

"Pemilihan Borobudur menandai tonggak penting dalam perjalanan Modinity Group untuk menghadirkan fashion Asia Tenggara di panggung yang lebih luas dengan konteks budaya yang kuat," kata CEO Modinity Group, Linda Anggrea, dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Pertunjukan itu melibatkan lebih dari 200 model untuk menunjukkan ratusan koleksi dari enam jenama di bawah Modinity Group, yakni Buttonscarves, Benang Jarum, Nada Puspita, Zyta Delia, CALLA, dan Rizman Ruzaini, dengan Buttonscarves Beauty sebagai Official Makeup Brand. Tahun ini juga menandai debut Rizman Ruzaini di panggung Modinity Fashion Parade, setelah rumah mode asal Malaysia tersebut resmi bergabung dalam ekosistem Modinity Group pada 2025.

Borobudur bukan hanya difungsikan sebagai lokasi acara, tetapi juga inspirasi dari tema besar fashion show, yakni Infinite Wonders. Menghadirkan pendekatan storytelling yang memadukan warisan masa lalu dan arah masa depan, pertunjukan itu merefleksikan keyakinan bahwa fesyen dapat menjadi sebuah dialog yang terus berkembang.

"Modinity Fashion Parade adalah ruang untuk bertumbuh. Di sini, brand-brand kami berkembang bersama, tetap berpegang pada nilai dan komunitas yang telah dibangun. Tahun ini terasa berbeda karena Borobudur memberi konteks yang lebih kuat bagi cerita yang ingin kami sampaikan," ujar Linda.

Modinity Fashion Parade 2026 di halaman Candi Borobudur. (dok. Modinity Group)

Eksplorasi Buttonscarves

Eksplorasi Buttonscarves

Untuk menghadirkan pengalaman yang utuh, pihaknya menggandeng Yura Yunita, Marcell Siahaan, dan Katon Bagaskara mengiringi jalannya runway, menciptakan suasana yang selaras dengan keseluruhan konsep acara. Hampir 1.000 tamu menyaksikan pertunjukan tersebut.

Di Modinity Fashion Parade 2026, Buttonscarves menghadirkan koleksi yang mengeksplorasi struktur, tekstur, dan pergerakan melalui pendekatan modern yang terukur. Berbagai teknik seperti printing, embroidery, dan sequin diaplikasikan pada material pilihan, menciptakan detail yang kuat tanpa terasa berlebihan.

Sentuhan monogram Buttonscarves dihadirkan secara halus sebagai identitas desain, menyatu dengan komposisi koleksi yang terjaga dan terarah. Permainan siluet bergerak dari bentuk yang terstruktur hingga drapery yang lebih lembut, menghadirkan fleksibilitas gaya dengan karakter yang tetap kuat dan percaya diri.

Koleksi ini merefleksikan cara Buttonscarves memaknai busana modern, elegan namun ekspresif, rapi namun berani, dan dirancang untuk perempuan yang melihat gaya sebagai bagian dari identitas, bukan sekadar penyesuaian terhadap momen.

3 Koleksi Raya Benang Jarum

3 Koleksi Raya Benang Jarum

Sementara itu, Benang Jarum mempersembahkan tiga rangkaian koleksi Raya yang dirilis secara bertahap sepanjang awal tahun. Mengusung tagline 'Refined Simplicity for Eid Fitr', koleksi raya tahun ini dirancang untuk menghadirkan busana yang elegan sekaligus nyaman untuk menemani momen kebersamaan bersama keluarga.

Marchesa Collection terinspirasi dari ornamen dan tiles bangunan Maroko, seperti Bahia Palace, Madrasa, dan Zellige tiles. Hadir dengan nuansa vibrant menghadirkan suasana perayaan yang hangat dan ceria, koleksi ini menggunakan material khas Benang Jarum seperti soft satin, soft chiffon, cotton look, dan taffeta yang bisa dikenakan seharian dan tetap nyaman.

Koleksi Benang Jarum lainnya adalah Blooming Eid, menangkap makna Hari Raya sebagai momen pembaruan dan rasa syukur yang tumbuh dari kebersamaan. Visual bunga-bunga yang bermekaran dirangkai secara ekspresif, menghadirkan nuansa hidup dan penuh makna. Susunan floral yang berlapis dipadukan dengan pilihan warna yang tegas, menciptakan tampilan yang anggun namun tetap bersahaja.

Sebagai penutup rangkaian, The Regal hadir dengan nuansa Raya yang lebih formal. Motif floral ornamental klasik dipadukan dengan sentuhan geometric floral, membentuk tampilan yang berkelas dan tetap relevan. Koleksi ini menghadirkan kesan tegas namun tetap nyaman.

Koleksi Raya persembahan Benang Jarum di Modinity Fashion Parade 2026. (dok. Modinity Group)

Persembahan Rizman Ruzaini di Modinity Fashion Parade 2026

Persembahan Rizman Ruzaini di Modinity Fashion Parade 2026

Sementara, satu-satunya brand Malaysia di parade tersebut, Rizman Ruzaini menghidupkan The Hikayat of Ratna, sebuah kisah yang berakar pada tradisi hikayat Melayu, untuk koleksi Spring/Summer 2026. Cerita itu berpusat pada Princess Ratna Bulan, sosok perempuan yang dikenal akan kecantikan dan keteguhan hatinya, serta Zayd al-Bahr, seorang pelaut yang setia dan beriman.

Hubungan keduanya tumbuh di tengah perjalanan, ujian, dan jarak, menjadi simbol kesetiaan yang tetap terjaga meski dihadapkan pada iri, bayangan, dan cobaan. Latar kisah ini dibangun dari pertemuan dua dunia.

Nuansa Arab yang terinspirasi dari hamparan padang pasir dan atmosfer 1001 Nights berpadu dengan budaya Melayu. Narasi ini kemudian diterjemahkan ke dalam koleksi Spring/Summer 2026 sebagai bentuk storytelling yang terasanya nyata. Setiap busana membawa potongan cerita, dari keteguhan, kelembutan, hingga keberanian, menjadikan koleksi ini bukan sekadar tampilan visual, melainkan rangkaian kisah yang hidup di atas runway.

Infografis desainer Indonesia di pentas fesyen dunia (Liputan6.com/Trie Yasni))
Sumber : Liputan6.com