Hoaks Seputar Tarif Listrik PLN, Cek Ragamnya Sebelum Tertipu
02 April 2025, 17:00 WIB:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5107460/original/019199700_1737682958-website_resmi_diskon_listrik.jpg)
Masyarakat Indonesia harus mewaspadai maraknya hoaks terkait tarif listrik PLN yang beredar di media sosial dan platform online. Modus penipuan beragam, mulai dari klaim pendaftaran bantuan subsidi listrik hingga informasi diskon tarif listrik palsu. Akibatnya, banyak masyarakat yang tertipu dan memberikan data pribadi mereka ke situs-situs palsu.
Salah satu hoaks yang paling sering beredar adalah klaim adanya pendaftaran bantuan subsidi listrik dengan besaran subsidi yang berbeda-beda tergantung daya listrik. Faktanya, PLN menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerapkan program subsidi dengan cara pendaftaran melalui tautan yang tidak resmi.
Modus lain adalah informasi palsu tentang perpanjangan diskon tarif listrik 50 persen hingga April 2025, padahal program tersebut hanya berlaku pada Januari dan Februari 2025.
Selain itu, beredar pula hoaks tarif listrik yang menyatakan bahwa diskon tarif listrik 50 persen memerlukan pendaftaran. PLN telah mengklarifikasi bahwa diskon tersebut diterapkan secara otomatis pada tagihan listrik bulan Januari dan Februari 2025 untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA, 950 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA tanpa perlu mendaftar.
Advertisement
Berbagai Modus Hoaks Tarif Listrik PLN
Berikut beberapa modus hoaks tarif listrik PLN yang perlu diwaspadai:
- Klaim Pendaftaran Bantuan Subsidi Listrik: Jangan percaya informasi yang meminta Anda mendaftar subsidi listrik melalui tautan mencurigakan. PLN tidak pernah meminta data pribadi melalui cara tersebut.
- Diskon Tarif Listrik 50 Pesen Diperpanjang: Program diskon 50 persen hanya berlaku pada Januari dan Februari 2025. Informasi perpanjangan hingga April 2025 adalah hoaks.
- Diskon Tarif Listrik 50 Persen Membutuhkan Pendaftaran: Diskon diberikan otomatis, tanpa perlu pendaftaran. Waspadai situs atau pesan yang meminta Anda mendaftar untuk mendapatkan diskon.
- Pendaftaran Voucer Listrik Rp 250 Ribu dari PLN: ,PT PLN (Persero) memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud, sehingga informasi yang beredar adalah hoaks atau bahkan mungkin bersifat scam.
Advertisement
Tips Membedakan Informasi Hoaks dan Valid
Untuk menghindari menjadi korban hoaks, selalu verifikasi informasi dari sumber resmi. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Berikut beberapa tips untuk memastikan informasi terkait tarif listrik PLN valid:
- Cek situs resmi PLN: Informasi resmi tentang tarif listrik selalu dipublikasikan di situs web resmi PLN.
- Hubungi layanan pelanggan PLN: Jika ragu, hubungi layanan pelanggan PLN untuk konfirmasi.
- Waspadai tautan mencurigakan: Jangan klik tautan yang mencurigakan, terutama yang meminta data pribadi.
- Periksa sumber informasi: Pastikan sumber informasi berasal dari lembaga terpercaya.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengecek kebenaran informasi dari sumber resmi, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan terkait tarif listrik PLN. Jangan sampai Anda menjadi korban hoaks dan menyebarkan informasi yang salah.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.