Kebocoran Pipa Gas Petronas Picu Kebakaran Hebat di Malaysia, 145 Orang Terluka
01 April 2025, 20:34 WIB:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3276228/original/053675700_1603445464-fire-flames-black-background.jpg)
Kebakaran besar terjadi pada Selasa (1/4/2025) pagi, di saluran pipa gas Petronas di Putra Heights, Puchong, Selangor, Malaysia, yang mengakibatkan 145 orang terluka, termasuk tiga anak-anak. Sebanyak 67 orang masih dirawat di rumah sakit.
Menteri Kesehatan Dzulkefly Ahmad mengatakan 41 korban telah diperbolehkan pulang, sementara 37 lainnya mendapatkan perawatan di klinik umum dan rumah sakit swasta. Dia menambahkan bahwa sebagian besar korban mengalami luka bakar level dua dan semuanya dalam kondisi stabil. Demikian seperti dilansir CNA.
Sebelumnya, pihak berwenang melaporkan 112 orang terluka dan 63 orang dirawat di rumah sakit, namun jumlah tersebut kemudian diperbarui.
Menurut Asisten Direktur Operasional Pemadam Kebakaran Selangor Ahmad Mukhlis Mukhtar kebakaran disebabkan oleh kebocoran pipa gas Petronas sepanjang 500 meter. Pihak Petronas telah menutup katup pada pipa yang terbakar.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa pipa tersebut meledak dan penduduk merasakan getaran sekitar pukul 08.00 waktu setempat.
Korban mengalami luka bakar, kesulitan bernapas, dan cedera lainnya. Beberapa rumah juga terdampak kebakaran. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk menyelamatkan warga yang terjebak dan memberikan bantuan kepada korban di pusat bantuan sementara di Masjid Putra Heights. Warga di sekitar lokasi kebakaran dievakuasi sebagai langkah pencegahan.
Menteri Besar Selangor Amirudin Shari mengonfirmasi bahwa kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.45 waktu setempat, hampir delapan jam setelah kebakaran dimulai. Amirudin juga menyebutkan bahwa 305 warga telah diselamatkan dan dipindahkan pada sore hari itu.
Pihak Pemadam Kebakaran melaporkan bahwa 190 rumah dan 159 kendaraan rusak akibat kebakaran tersebut. Saat ini, proses pemadaman dan pendinginan di area yang terbakar masih berlangsung.
Menteri Perumahan dan Pemerintah Lokal Nga Kor Ming mengatakan penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.55 waktu setempat dan mengumumkan bantuan langsung sebesar 5.000 ringgit Malaysia kepada pemilik rumah yang hancur total. Dia juga memberikan 2.500 ringgit Malaysia kepada pemilik rumah yang rusak parah.
Anwar menyatakan bahwa pemerintah daerah dan Petronas akan bertanggung jawab atas pemulihan kawasan tersebut, yang mungkin memakan waktu hingga setahun.
Advertisement