Awas Modus Lowongan Kerja Palsu Makin Canggih, Kenali Ciri-Cirinya
26 March 2025, 13:00 WIB:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4952817/original/028579300_1727255235-hoaks_freeport.jpg)
Pencari kerja di Indonesia harus mewaspadai maraknya penipuan lowongan kerja online. Kemudahan akses informasi digital membuka peluang bagi oknum tak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu dan merugikan banyak orang. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti dan waspada dalam memverifikasi setiap tawaran pekerjaan yang ditemukan di berbagai platform digital.
Menurut Kemnaker, langkah verifikasi sangat penting untuk menghindari penipuan. Pengecekan ulang informasi lowongan kerja dapat dilakukan melalui situs web resmi perusahaan, media sosial resmi perusahaan, atau dengan menghubungi langsung perusahaan terkait. Jangan pernah memberikan informasi pribadi penting atau melakukan pembayaran sebelum memastikan keaslian lowongan kerja tersebut. Kehati-hatian sangat penting dalam proses pencarian kerja di era digital saat ini.
Kasus penipuan lowongan kerja semakin beragam dan canggih modusnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami ciri-ciri lowongan kerja palsu untuk melindungi diri. Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menekankan pentingnya kewaspadaan.
"Kami meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan ulang terhadap informasi lowongan pekerjaan," kata Sunardi di Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Berikut beberapa ciri-ciri yang perlu diperhatikan.
Advertisement
Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu
Berikut beberapa ciri-ciri umum lowongan kerja palsu yang perlu Anda waspadai:
- Informasi perusahaan tidak jelas: Lowongan kerja palsu seringkali tidak mencantumkan informasi lengkap perusahaan, seperti alamat, nomor telepon, atau situs web resmi. Periksa detail perusahaan secara menyeluruh sebelum melamar.
- Tawaran gaji yang tidak masuk akal: Gaji yang ditawarkan sangat tinggi untuk posisi yang tidak spesifik merupakan indikasi kuat penipuan. Perusahaan bonafid biasanya memberikan gaji sesuai standar industri dan kualifikasi pekerjaan.
- Proses rekrutmen yang terburu-buru: Proses rekrutmen yang terkesan sangat cepat dan tanpa tahapan seleksi yang jelas patut diragukan. Perusahaan profesional biasanya memiliki proses rekrutmen yang sistematis dan terukur.
- Permintaan data pribadi yang berlebihan: Jangan pernah memberikan data pribadi yang sensitif, seperti nomor rekening bank atau kartu identitas, sebelum memastikan keaslian lowongan kerja. Perusahaan yang sah tidak akan meminta informasi tersebut di awal proses rekrutmen.
- Permintaan biaya administrasi atau pelatihan: Perusahaan yang bonafid tidak akan membebankan biaya kepada pelamar kerja. Permintaan biaya administrasi atau pelatihan merupakan ciri khas penipuan lowongan kerja.
- Komunikasi hanya melalui pesan singkat atau email: Perusahaan yang serius biasanya akan berkomunikasi melalui berbagai saluran, termasuk panggilan telepon atau pertemuan tatap muka. Waspadai jika komunikasi hanya dilakukan melalui pesan singkat atau email.
- Bahasa yang tidak profesional: Perhatikan penggunaan bahasa dalam iklan lowongan kerja. Bahasa yang tidak profesional, banyak typo, atau tata bahasa yang buruk bisa menjadi pertanda penipuan.
- Janji kerja yang tidak realistis: Tawaran pekerjaan yang menjanjikan keuntungan besar tanpa usaha yang sepadan patut diwaspadai. Perusahaan yang sah akan memberikan gambaran pekerjaan yang realistis.
Selain ciri-ciri di atas, waspadai juga lowongan kerja yang disebar melalui media sosial dengan akun yang baru dibuat atau memiliki sedikit pengikut. Selalu verifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil keputusan.
Advertisement
Cara Mencegah Penipuan Lowongan Kerja
Untuk mencegah menjadi korban penipuan lowongan kerja, berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:
- Verifikasi informasi perusahaan: Lakukan pengecekan menyeluruh terhadap perusahaan yang menawarkan lowongan kerja melalui situs web resmi, media sosial, atau sumber lain yang terpercaya.
- Hati-hati dengan tawaran yang terlalu bagus: Waspadai tawaran pekerjaan yang menjanjikan gaji tinggi atau keuntungan besar tanpa usaha yang sepadan.
- Jangan pernah membayar biaya apapun: Perusahaan yang bonafid tidak akan membebankan biaya kepada pelamar kerja.
- Jangan memberikan informasi pribadi yang sensitif: Hindari memberikan informasi pribadi yang sensitif sebelum memastikan keaslian lowongan kerja.
- Laporkan jika menemukan lowongan kerja palsu: Jika Anda menemukan lowongan kerja palsu, laporkan segera kepada pihak berwenang atau platform tempat lowongan kerja tersebut diposting.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan memahami ciri-ciri lowongan kerja palsu, Anda dapat melindungi diri dari penipuan dan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan harapan Anda. Ingatlah untuk selalu teliti dan berhati-hati dalam mencari pekerjaan di era digital.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.